Pastikan WBP Aman dari Dampak Abu Vulkanik, Kalapas Kelas I Bandar Lampung Pimpin Kontrol Malam hingga Dini Hari
Bandar Lampung, majalahglobal.com — Kepala Lapas Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati, memimpin langsung kontrol malam di sejumlah blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Minggu malam (6/9/2026) hingga Senin dini hari (7/9/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah deteksi dini untuk memastikan keamanan, ketertiban, serta kondisi kesehatan WBP di tengah sebaran abu vulkanik.
Kontrol malam dilakukan bersama jajaran pejabat struktural dan petugas pengamanan piket malam. Dalam peninjauan tersebut, Ike Rahmawati mengecek langsung kesiapsiagaan petugas, kondisi blok hunian, serta sarana pencegahan masuknya abu vulkanik melalui ventilasi dan celah-celah bangunan.
Selain memastikan aspek keamanan tetap berjalan optimal, Kalapas juga menyapa dan berkomunikasi langsung dengan WBP di kamar hunian. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kondisi mereka secara langsung, khususnya memastikan tidak terdapat keluhan terkait gangguan pernapasan maupun dampak kesehatan lain akibat paparan abu vulkanik.
Pemeriksaan secara langsung tersebut menjadi bagian dari upaya Lapas Kelas I Bandar Lampung dalam memperkuat deteksi dini dan respons cepat terhadap potensi gangguan yang dapat memengaruhi keamanan maupun kesehatan warga binaan.
Ike Rahmawati menegaskan bahwa kondisi darurat maupun situasi lingkungan yang berpotensi mengganggu kesehatan harus direspons dengan kesiapsiagaan dan pengawasan yang lebih intensif.
“Kami tidak ingin hanya mengandalkan laporan. Dalam situasi seperti ini, kami perlu memastikan secara langsung bahwa seluruh Warga Binaan berada dalam kondisi aman dan sehat. Karena itu, kontrol malam kami intensifkan, termasuk mengecek kondisi hunian, kesiapsiagaan petugas, serta sarana pencegahan agar paparan abu vulkanik dapat diminimalkan,” tegas Ike Rahmawati.
Menurutnya, keselamatan dan kesehatan WBP merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Karena itu, jajaran Lapas dituntut untuk tetap siaga, melakukan pemantauan secara berkala, serta segera mengambil langkah apabila ditemukan kondisi yang membutuhkan penanganan.
“Keamanan dan kesehatan Warga Binaan adalah tanggung jawab kami. Petugas harus hadir, peka terhadap kondisi di lapangan, dan mampu mengambil langkah cepat ketika ada potensi risiko. Kami memastikan pelayanan dan pengawasan tetap berjalan tanpa henti, termasuk pada malam hari dan akhir pekan,” lanjutnya.
Melalui kontrol malam tersebut, Lapas Kelas I Bandar Lampung memastikan fungsi pengamanan tetap berjalan optimal sekaligus memperkuat perlindungan terhadap WBP dari potensi dampak lingkungan. Langkah ini menjadi bentuk komitmen jajaran Pemasyarakatan untuk memberikan rasa aman, pelayanan, dan perlindungan kepada seluruh warga binaan secara berkelanjutan.
Jajaran Lapas Kelas I Bandar Lampung juga terus melakukan pemantauan situasi dan mengedepankan kesiapsiagaan sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi Lapas tetap aman, tertib, dan kondusif.
Oleh: Andi Raya
081272255678










