Kanwil Ditjenpas Lampung Lakukan Monev Dapur Sehat, Pastikan Layanan Makanan WBP Lapas Narkotika Bandar Lampung Sesuai Standar
Bandar Lampung, majalahglobal.com — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Lampung melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Dapur Sehat di Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung, Selasa (03/02/2026). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam rangka persiapan peresmian Dapur Sehat oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan.
Rombongan Tim Kanwil Ditjenpas Lampung disambut langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP) Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung, Ardeli Permata, yang mewakili Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung, Jumadi.
Monitoring dan evaluasi tersebut dipimpin oleh Fikri, selaku perwakilan Tim Bidang Keperawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal Kanwil Ditjenpas Lampung. Monev dilakukan untuk memastikan seluruh operasional Dapur Sehat telah berjalan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) serta memenuhi aspek kebersihan, sanitasi, keamanan pangan, dan tata kelola dapur.
Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap berbagai aspek, mulai dari kondisi sarana dan prasarana dapur, kelayakan peralatan memasak, sistem distribusi makanan, kebersihan ruangan, pengelolaan limbah, hingga sistem sanitasi. Selain itu, proses pengolahan bahan makanan, penyimpanan bahan baku, serta pendistribusian makanan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) juga menjadi fokus evaluasi.
Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi, secara umum Dapur Sehat Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung dinilai telah berjalan dengan baik dan menunjukkan kesiapan operasional. Meski demikian, tim Kanwil Ditjenpas Lampung tetap memberikan sejumlah catatan perbaikan minor sebagai bahan tindak lanjut guna optimalisasi layanan ke depan.
Seluruh rangkaian kegiatan Monev berlangsung dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif dengan dukungan penuh dari jajaran petugas Lapas Narkotika Bandar Lampung. Keberadaan Dapur Sehat ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan pemenuhan hak dasar WBP, khususnya dalam penyediaan makanan yang sehat, layak, dan memenuhi standar gizi.
Kalapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung, Jumadi menyampaikan bahwa :
“Monitoring dan evaluasi ini merupakan langkah strategis untuk memastikan bahwa layanan pemenuhan hak dasar WBP, khususnya penyediaan makanan, benar-benar memenuhi standar kesehatan, kebersihan, dan gizi. Kami berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan dapur sebagai bagian dari pembinaan dan pemanusiaan Warga Binaan.” ujar Kalapas Jumadi.
Kemudian Ka. KPLP Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung, Ardeli Permata sangat menyambut baik atas kunjungan ini :
“Kami menyambut baik pelaksanaan Monev dari Kanwil Ditjenpas Lampung. Ini menjadi evaluasi penting bagi kami untuk memastikan seluruh proses pengolahan hingga pendistribusian makanan berjalan sesuai SOP. Setiap catatan perbaikan akan segera kami tindak lanjuti demi optimalisasi layanan Dapur Sehat.” Jelas nya.
Kemudian Tim Kanwil Ditjenpas Lampung, Fikri menjelaskan :
“Monitoring dan evaluasi ini bertujuan memastikan kesiapan operasional Dapur Sehat sebelum diresmikan oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan. Dapur Sehat harus memenuhi standar kebersihan, sanitasi, dan keamanan pangan, sehingga makanan yang disajikan benar-benar layak dan sehat bagi Warga Binaan.”pungkas Fikri.
Oleh: Andi Raya










