Bersinergi dengan TNI-Polri, Lapas Kelas IIB Kotaagung Musnahkan Barang Sitaan Hasil Razia Periode 2025
KOTAAGUNG, majalahglobal.com –
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kotaagung bersama TNI dan Polri melaksanakan pemusnahan barang sitaan hasil razia rutin periode April hingga Desember 2025, Selasa (27/01/2026).
Pemusnahan dilakukan sebagai bentuk komitmen tegas jajaran pemasyarakatan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas, sekaligus mencegah peredaran barang-barang terlarang yang berpotensi mengganggu stabilitas pembinaan warga binaan.
Kegiatan ini melibatkan unsur pengamanan dari TNI dan Polri sebagai wujud sinergi lintas sektor dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Barang-barang yang dimusnahkan merupakan hasil razia berkala yang dilakukan petugas lapas sebagai langkah deteksi dini terhadap gangguan keamanan dan ketertiban.

Kepala Lapas Kelas IIB Kotaagung, Andi Gunawan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI dan Polri atas dukungan dan kerja sama yang selama ini terjalin dengan baik. Menurutnya, sinergi tersebut sangat berperan dalam menciptakan kondisi lapas yang aman, tertib, dan kondusif.
Lebih lanjut, Kalapas berharap ke depan tingkat pelanggaran di dalam lapas dapat terus ditekan, sehingga jumlah barang sitaan yang harus dimusnahkan semakin berkurang. Hal ini diharapkan menjadi indikator meningkatnya kesadaran dan kepatuhan warga binaan terhadap aturan yang berlaku.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kotaagung juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pengawasan serta pembinaan, guna mewujudkan sistem pemasyarakatan yang berorientasi pada perubahan sikap dan perilaku warga binaan ke arah yang lebih baik.
Kepala Lapas Kelas IIB Kotaagung, menyatakan:
“Pemusnahan barang sitaan ini merupakan wujud nyata komitmen kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Lapas Kotaagung. Kami mengapresiasi dukungan penuh dari TNI dan Polri yang selama ini konsisten bersinergi dengan kami. Harapannya, ke depan tingkat pelanggaran dapat semakin ditekan, sehingga warga binaan dapat lebih fokus menjalani program pembinaan secara positif dan taat terhadap aturan yang berlaku.”ujar Andi Gunawan.
Oleh: Andi Raya










