Majalahglobal.com, Mojokerto – PT. Lion Super Indo memberikan klarifikasi dugaan pemotongan dana sepihak.
Rizal Ramadhani Nusi, S.H., C. Me. selaku kuasa hukum dari PT Lion Super Indo berdasarkan Surat Kuasa Khusus tertanggal 22 Oktober 2025 menerangkan, peran media sangat penting dalam menyediakan informasi yang akurat dan berimbang bagi publik.
“Oleh karena itu, izinkan kami memberikan klarifikasi demi memastikan perspektif yang utuh terkait pemberitaan bertajuk “Diduga Potong Dana Sepihak, Pemasok Buah Gugat Superindo Mojokerto Rp 840 Juta” (link: https://majalahglobal.com/2025/11/22/diduga-potongdana-sepihak-pemasok-buah-gugat-superindo-mojokerto-rp-840-juta/amp/),” jelasnya, Kamis (27/11/2025) melalui keterangan tertulis.
Pertama, pihaknya menegaskan bahwa sejumlah pernyataan yang disampaikan oleh pihak penggugat yaitu Bapak Andik Fajar Prakosa di dalam pemberitaan tidak sepenuhnya mencerminkan fakta yang sesungguhnya.
“Hubungan bisnis antara PT Lion Super Indo dan yang bersangkutan telah dijalankan berdasarkan perjanjian kerja sama yang sah dan disepakati kedua belah pihak, termasuk ketentuan pemotongan 5% dalam trading term yang telah ditandatangani oleh perwakilan resmi penggugat,” terangnya.
Kedua, somasi yang dilayangkan oleh pihak penggugat telah pihaknya tanggapi secara terbuka dan proporsional.
“Perusahaan juga telah menyediakan ruang dialog agar permasalahan dapat diselesaikan secara baik. Namun demikian, upaya penyelesaian tidak menghasilkan kesepakatan bersama,” ungkapnya.
Ketiga, perlu pihaknya sampaikan bahwa terdapat ketidaksesuaian terkait penentuan pengadilan tempat gugatan diajukan. Gugatan yang diajukan oleh penggugat beserta kuasa hukumnya cacat formil karena pengadilan negeri mojokerto tidak berwenang mengadili perkara tersebut.
“Selain itu, kami juga menyayangkan ketidakhadiran pihak penggugat dalam agenda pembacaan gugatan yang telah dijadwalkan, mengingat proses tersebut merupakan bagian penting dalam penanganan perkara secara resmi. Oleh karena itu, kami memohon kepada Redaksi Majalahglobal.com, untuk menurunkan pemberitaan baik di website maupun di sosial media atau memuat klarifikasi ini di dalam link pemberitaan yang sama dengan tujuan agar masyarakat dapat memperoleh informasi yang lebih akurat mengenai permasalahan yang sesungguhnya,” ucapnya.
Pihaknya percaya bahwa dengan informasi yang tepat, persepsi negatif yang mungkin timbul dapat dihindari, dan hubungan yang baik antara Super Indo dan tim redaksi Majalahglobal.com, serta pembaca dapat terus terjaga.
“Demikian surat klarifikasi ini kami sampaikan sebagai bagian dari upaya komunikasi yang transparan dan bertanggung jawab. Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kerja sama tim Redaksi. Atas perhatian dan kerja samanya, kami ucapkan terima kasih,” paparnya. (Jay)










