Halsel – Majalahglobal.com. Ribuan Warga Masyarakat Desa Sumae, Belang-belang, Indomut, dan Awanggo antusias menyambut kedatangan Rusihan-Muhatar dan rombongan saat melaksanakan Kampanye. Masyarakat 4 Desa ini siap menangkan Paslon No 2 sebagai kandidat terkuat di Pilkada Halsel. ( 2/11/2024).
Kampanye yang di selenggarakan pada Kamis 31 Oktober 2024 kemarin, Rusihan-Muhtar didampingi oleh politisi dan akademisi makayoa diantaranya Hi. Ponsen, Doktor Rifai Umar, Abdulrahman Hamza, dan sejumlah politisi muda togale Asala Gane dan Obi.
Orasi politik Rusihan-Muhtar menyampaikan Komitmen membebaskan biaya kulia bagi mahasiswa asal Halsel yang menempuh perguruan tinggi di Kota Bacan, Ternate, maupun diluar daerah Maluku Utara.
Kami berkomitmen membebaskan biaya kuliah bagi mahasiswa asal Halsel sebagai peningkatan sumberdaya manusia (SDM) dimasa mendatang agar kedepan samua generasi mengambil bagian sebagai pimpinan OPD tidak lagi Warga berasal dari luar daerah yang menjabat kepala dinas untuk menimati hasil di Bumi Saruma, sebentara kita hanya jadi penonton. Jelas Rusihan
Menurutnya strategis pembebasan biaya kuliah mengunakan APBD yang begitu besar 2.8 terliun pertahun. Caranya adalah kerja sama dengan pihak kampus sehingga Pemda akan membayar setiap per semester (6 bulan) ke pihak kampus.
Kami tau betul mahasiswa Halsel yang kulia kurang lebih sepulu ribu dikalikan satu tahun dua semester baru 40 milyar lebih berarti terpotong sumber dana APBD masih sangat sedikit, maka dengan program ini orang tua tidak lagi merasa beban dengan biaya kuliah anak-anaknya.
Selain itu Rusihan memaparkan sejumlah program yang di prioritas adalah pendidikan dan kesehatan gratis. Pendidikan ini dimulai dari PAUD, SD dan SMP, jika dana BOS itu dalam jumlah siswa 50 orang yang mendapatkan BOS hanya 30 orang maka pasangan Rusihan-Muhtar tekah komitmen 20 orang dialokasikan lewat APBD yang disebut BOSDA (Bos daerah) Denga cara itulah terciptanya kesetaraan dan pemerataan.
Ada juga progaram dalam Visi Misi kami jalan lingkar, jembatan, telkomonikasi, perikanan, pertanian, perkebunan Dan wisata. Halsel ini sebagai Aikon wisata olehnya itu kami komitmen akan menganggarkan pertahun 25 Miliar untuk kesultanan bacan.
Lebih lanjut Rusihan menyampaikan bahwa Jalan lingkar yang ada di beberapata titik diantaranya pulau bacan dimulai dari amasing sampai bacan barat Utara, pulau Kasiruta, pulau Mandioli, Botang Lomang, Obi, Gane dan makian kayoa akan dibangun dalam setiap tahun di anggarkan 450 Miliar sehingga dalam satu tahun di Bagun satu titik dulu misalkan Obi, tahun kedua Kasiruta, berikutnya Mandioli dan seterusnya agar pembagunannya terfokus dengan begitu mempermudah akses Masyarakat antara desa.
Untuk di bidang pertanian dan perkebunan sudah pasti kami Rusihan-Muhatar juga meningkatkan mutuh pertanian Bagi Masyarakat petani dengan membangun pasar-pasar di ibu kota Labuha sesuai kebutuhan Masyarakat Nanti, karena pembagunan pasar sangat memudahkan Masyarakat untuk peningkatan ekonomi demi terpenuhinya kebutuhan sehari-harinya.
Begitu juga perikanan kami akan programkan alat tangkap nelayan seperti Bodi Julung beserta mesin jonsonnya, ketinting dan alat tangkap lainnya, membangun Kostor di kecamatan-kecamatan agar para nelayan mudah menjangkaunya.
Rusihan menambahkan bagi daerah/tempat-tempat wisata kami komitmen akan membangun dan menyediakan fasilitasnya yang layak sala satunya nusara yang kemudian desa indomut ini sebagai desa penunjang maka jalan di desa ini harus Hotnis dan di Bagun jembatan kemudian disediakan spit Boat sebagai alat transportasi jika para wisatawan yang akan berkunjung di nusara tinggal ke indomut sja begitu pula wisata di tempat lainya dan itu nantinya di kelola oleh kesultanan bacan dengan begitu bacan dijuluki sebagai kota budaya. Pungkasnya.
(Jurnalis/Kandi)










