113 Depot Air Minum di Kota Mojokerto Belum Kantongi SLHS, Ning Ita Minta Segera Urus Izin

KOTA MOJOKERTO – Pemerintah Kota Mojokerto mendorong 113 pelaku usaha depot air minum di Kota Mojokerto untuk segera melengkapi legalitas usaha, terutama Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Sertifikat ini menjadi jaminan utama bahwa air yang dikonsumsi masyarakat aman dan memenuhi standar kesehatan.

 

 

Penegasan tersebut disampaikan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat membuka Sosialisasi Penerapan Standar Kegiatan Usaha Depot Air Minum di Sentra IKM Batik Maja Bharama Wastra, Rabu (28/10/2026).

 

Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota, menjelaskan bahwa meski terlihat sederhana, bisnis depot air minum masuk kategori risiko sedang-tinggi dalam sistem perizinan Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA). Karena itu, kepemilikan SLHS bersifat wajib.

 

“Meskipun panjenengan hanya berjualan air, tapi air yang dijual ini kan untuk dikonsumsi masyarakat. Maka sesuai aturan, harus ada Sertifikat Laik Higiene Sanitasi untuk menjamin bahwa air dan seluruh alat-alat sterilisasi yang digunakan benar-benar memenuhi standar kesehatan,” tutur Ning Ita.

 

Ia menekankan, SLHS bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan bentuk tanggung jawab moral pengusaha kepada konsumen. Penilaian kelayakan tidak hanya pada kualitas air, tetapi juga kebersihan sarana prasarana hingga proses sterilisasi galon secara berkala.

 

Untuk mempermudah pengurusan, Pemkot Mojokerto memastikan akan memberikan pendampingan penuh agar pelaku usaha tidak terbebani birokrasi.

 

“Kami siap memfasilitasi berbagai jenis perizinan yang dibutuhkan dengan mudah dan cepat. Silakan datang langsung ke Mal Pelayanan Publik (MPP) Gajah Mada, nanti panjenengan akan didampingi di desk terkait apa saja persyaratan yang perlu disiapkan,” lanjutnya.

 

Sosialisasi ini diikuti 50 perwakilan pengusaha depot air minum dari total 113 pelaku usaha yang terdata beroperasi di Kota Mojokerto. Langkah ini menjadi awal penertiban administrasi demi menciptakan iklim investasi yang sehat dan perlindungan konsumen yang optimal. (Jay)

Exit mobile version