Resmi Jabat Kapolres Mojokerto, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa: Tidak boleh Ada yang Takut Datang ke Kantor Polisi

Resmi Jabat Kapolres Mojokerto, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa: Tidak boleh Ada yang Takut Datang ke Kantor Polisi
Foto bersama
Majalahglobal.com, Mojokerto – Malam itu, langit di atas lapangan Polres Mojokerto diterangi sorot lampu biru dan putih. Di atas panggung megah, terbentang videotron raksasa bertuliskan “PISAH SAMBUT KAPOLRES MOJOKERTO – TATHYA DHARAKA”. Ribuan pasang mata menyaksikan pergantian nahkoda di Bumi Majapahit.

 

Kursi Kapolres Mojokerto kini resmi dijabat oleh AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa, S.H., S.I.K., M.M.

 

Di hadapan seluruh anggota, Bhayangkari, dan tamu undangan, Erik tidak tampil dengan pidato yang berapi-api. Ia justru merendah.

 

“Saya tidak akan banyak menyampaikan apa-apa karena sudah dilihat sendiri di Selayang Pandang,” ucapnya, Jumat (2/10/2026) di Lapangan Polres Mojokerto.

 

Ia kemudian membuka kisah masa lalunya. Kesuksesannya hari ini, kata Erik, tidak lepas dari bimbingan seorang kakak asuh. Sosok yang ia sebut dengan penuh hormat: Bang Andi.

 

“Berkat bimbingan Bang Andi ketika di taruna dulu saya bisa sukses seperti ini karena bimbingan beliau,” tuturnya tulus.

 

Erik bercerita, ia membawa sejumlah teman dari Magetan, tempatnya bertugas sebelumnya, untuk mendoakan langkahnya di Mojokerto. Di Magetan, ia mengukir prestasi yang tidak sedikit. IPA 100, pembangunan Zona Integritas dari ZI menuju WBK, hingga penghargaan dari Kapolri dan Kapolda.

 

“Semua semangat ini sengaja saya bawa supaya bisa mendorong dan mendoakan insyaallah saya bisa diberikan kekuatan bisa seperti Kakak asuh Bang Andi, bisa sukses seperti Mbak Diva di sini membawa Polres Mojokerto lebih baik lagi ke depannya,” ujarnya.

 

Namun pidato yang paling menyentuh adalah ketika ia meminta izin untuk diterima.

 

“Terakhir dari kami sebagai orang baru di Bumi Majapahit, kami diterima sebagai warga di Bumi Majapahit ini,” kata Erik.

 

“Kalau ada kekurangan dari kami, kekhilafan dari kami, mohon kami ditegur, mohon kami dikasih masukan saran supaya kami tidak salah dalam bertindak.”

 

Ia menegaskan, ia datang bukan untuk menjadi pemimpin yang ditakuti.

 

“Tentu saja kami hadir bukan sebagai pemimpin di sini tapi sebagai masyarakat.”

 

Sesuai dengan tagline Kapolri Jenderal Suyudi Aryo Seto, yaitu Polri Bersama Masyarakat.

 

Erik berjanji akan menjalankan arahan itu dengan tegas di Mojokerto. Tidak boleh lagi ada masyarakat yang takut datang ke kantor polisi.

 

“Masyarakat datang ke kantor polisi diberikan solusi bukan diberikan permasalahan. Tidak ada lagi masyarakat yang datang ke kantor polisi, lapor kehilangan ayam harus jual sapi. Tidak ada lagi masyarakat yang komplain-komplain terkait dengan pelayanan yang ada di kantor-kantor kepolisian khususnya di Polres Mojokerto,” tegasnya, disambut tepuk tangan.

 

Di akhir sambutannya, suasana menjadi haru. Erik memberikan penghormatan terakhir kepada pendahulunya.

 

“Selamat jalan kepada kakak asuh tercinta kebanggaan kami Bang Andi serta Mbak Diva beserta keluarga. Pintu Polres Mojokerto selalu terbuka lebar,” ucapnya.

 

Bahkan, ia memberikan perintah yang tak biasa kepada seluruh anggotanya.

 

“Saya memberikan perintah kepada anggota seluruhnya, Kapolres tetaplah Pak Andi Yudha Pranata, saya hanyalah penggantinya dan kita harus selalu bina silaturahmi dan komunikasi sampai kapan pun dengan beliau, setuju?”

 

Malam pisah sambut itu pun ditutup dengan janji. Janji dari AKBP Raden Erik Bangun Prakasa untuk memberikan yang terbaik di Bumi Majapahit, bersama seluruh masyarakat Mojokerto. (Jay)

Exit mobile version