Mojokerto – Aksi cepat dan penuh empati ditunjukkan Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa. Di tengah duka yang menyelimuti keluarga korban laka laut KM Virgo Transport 8, orang nomor satu di Bumi Majapahit yang akrab disapa Gus Bupati itu turun langsung menyambangi rumah duka, Senin (21/9/2026) pagi.
Gus Bupati tidak datang sendirian. Ia didampingi sejumlah Kepala OPD Pemkab Mojokerto menyisir dua lokasi berbeda. Pertama, ia mendatangi kediaman Aji Karyono (45) warga Desa Ngembeh, Kecamatan Dlanggu. Kemudian berlanjut ke rumah keluarga Muhammad Suud (41) warga Desa Mojokembang, Kecamatan Pacet.
Kedatangan Gus Bupati ini menjadi oase di tengah kecemasan keluarga yang hingga kini masih menanti kabar dua anggota keluarganya yang belum ditemukan.
Saat dikonfirmasi di lokasi, Gus Bupati membenarkan bahwa ada empat warganya yang menjadi korban dalam tragedi KM Virgo Transport 8 tersebut.
“Dari hasil verifikasi BPBD, ada empat yang teridentifikasi warga Kabupaten Mojokerto, yang dua sudah selamat ditemukan setelah beberapa hari terombang-ambing di lautan, dan yang dua ini masih belum ditemukan. Yang satu Pak Aji Karyono, satunya Muhammad Suud,” ungkap Gus Bupati.
Ia menegaskan, Pemkab Mojokerto tidak akan lepas tangan. Pencarian terhadap dua warga yang masih hilang akan terus dikawal hingga tuntas.
“Dari Pemkab akan terus berkoordinasi dengan BPBD. Ya, dari BPBD Pemkab Mojokerto akan berkoordinasi dengan BPBD dan BNPB yang sedang melakukan pencarian, pencarian korban, khususnya untuk masyarakat Kabupaten Mojokerto,” tegasnya.
Momen haru terjadi saat Gus Bupati memimpin doa bersama keluarga korban. Suasana duka begitu terasa. Sebagai bentuk kehadiran negara, Gus Bupati juga menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.
Sekadar diketahui, insiden KM Virgo Transport 8 menyeret empat warga Mojokerto. Dua di antaranya berhasil selamat secara ajaib setelah berhari-hari terombang-ambing di tengah lautan, yakni Munawi (53) warga Desa Kwedenkembar, Mojoanyar, dan Saiful Nurudin (36) warga Desa Jatijejer, Trawas.
Sementara dua lainnya, Aji Karyono dan Muhammad Suud, hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.
Pemkab Mojokerto berharap, dengan koordinasi intensif bersama BPBD dan BNPB, kedua korban segera ditemukan dalam keadaan apapun.
(Jay)
