mahkota555

Dikebut Jelang Rampung, 7 Jembatan Perintis Garuda Kodim 0815 Mojokerto Siap Jadi Penghubung Desa

MOJOKERTO, MAJALAHGLOBAL.COM — Ahad (02/08/2026) pagi di Kabupaten Mojokerto suasananya berbeda. Di 7 titik desa, suara molen berputar, palu beradu, dan warga bersama anggota TNI tampak sibuk merapikan bagian akhir pembangunan Jembatan Perintis Garuda Beton.

 

 

Pembangunan yang digarap Kodim 0815/Mojokerto bersama masyarakat ini kini memasuki tahap finishing. Pekerjaan yang dikebut mulai dari pengecoran, pemasangan railing atau pagar pengaman, penyelesaian lantai jembatan, pengecatan ornamen, hingga perapian oprit dan lingkungan sekitar.

 

Semangat gotong royong jadi pemandangan utama. Personel TNI tidak hanya mengawasi, tapi langsung turun tangan bersama warga. Targetnya jelas, hasil konstruksi harus kuat, aman, dan bisa segera dipakai masyarakat.

 

Tahap Akhir di 7 Titik

 

Pasiter Kodim 0815/Mojokerto Kapten Inf Budiyono menyebut percepatan ini adalah bentuk komitmen TNI bersama rakyat menghadirkan infrastruktur yang bermanfaat.

 

“Pembangunan Jembatan Perintis Garuda kini memasuki tahap finishing. Personel di lapangan bersama masyarakat terus bekerja maksimal agar seluruh pekerjaan selesai sesuai target dengan hasil yang berkualitas sehingga dapat segera dimanfaatkan untuk memperlancar aktivitas masyarakat,” ujarnya.

 

Ia menegaskan, jembatan ini tidak hanya soal fisik. Lebih dari itu, proses pembangunannya menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang dijaga lewat budaya gotong royong.

 

Tujuh titik pembangunan tersebar di beberapa kecamatan. Meliputi Desa Mojotamping dan Desa Pekuwon di Kecamatan Bangsal, Desa Tumapel dan Desa Kedunggede di Kecamatan Dlanggu, Desa Jabontegal Kecamatan Pungging, Desa Jambuwok Kecamatan Trowulan, serta Desa Kedunggempol Kecamatan Mojosari.

 

Diharap Dongkrak Aktivitas Warga

 

Bagi warga desa, kehadiran jembatan beton ini sangat ditunggu. Selama ini akses antar dusun, ke sawah, ke sekolah, dan ke pasar kerap terkendala jembatan lama yang sempit atau kondisinya tidak layak.

 

Dengan selesainya Jembatan Perintis Garuda, mobilitas warga diharapkan lebih lancar. Akses pertanian jadi lebih mudah, anak-anak ke sekolah lebih aman, dan roda ekonomi desa bisa berputar lebih cepat.

 

“Ini bukan hanya jembatan. Ini penghubung harapan warga,” ujar salah seorang warga yang ikut membantu pengecatan di lokasi.

 

Hingga saat ini penyempurnaan terus dilakukan di seluruh titik. Kodim 0815/Mojokerto bersama masyarakat menargetkan seluruh pekerjaan segera rampung agar jembatan bisa langsung difungsikan.

 

Pembangunan jembatan perintis ini menjadi salah satu bukti nyata sinergi TNI dan masyarakat dalam membangun infrastruktur dari desa, untuk desa. (Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *