mahkota555

Hari Koperasi ke-79, Gus Barraa Apresiasi 12 Koperasi Terbaik Mojokerto dan Dorong 3 Pilar Penguatan Ekonomi

MOJOKERTO – Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus mendorong penguatan gerakan koperasi sebagai pilar ekonomi berbasis masyarakat. Komitmen itu ditunjukkan melalui pemberian penghargaan kepada 12 koperasi berprestasi di wilayah Bumi Majapahit.

 

 

Penghargaan diserahkan langsung oleh Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa, dalam acara Seminar Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79, Selasa 21 Juli 2026 di Pendopo Graha Maja Tama.

 

Gus Barraa, sapaan akrab Bupati, menyebut peringatan tahun ini menjadi momentum penting bagi koperasi untuk menunjukkan perannya dalam mengembangkan potensi ekonomi masyarakat dari berbagai sektor.

 

“Kabupaten Mojokerto punya modal kuat untuk berkembang. Ada petani produktif, pelaku UMKM kreatif, sektor industri bertumbuh, potensi wisata menjanjikan, serta SDM dan SDA melimpah. Potensi ini harus kita kelola jadi kekuatan ekonomi yang memberi nilai tambah dan kesejahteraan,” ujar Gus Barraa.

 

*Koperasi Bagian dari Catur Abhipraya Mubarok*

Menurut Gus Barraa, penguatan koperasi merupakan bagian dari misi ketiga Catur Abhipraya Mubarok. Yaitu membangun kemandirian ekonomi pada semua tingkatan, koperasi, usaha mikro, dan BUMDes berbasis masyarakat guna mewujudkan keluarga sejahtera.

 

Untuk mewujudkan itu, Pemkab Mojokerto merancang kebijakan pengembangan koperasi berbasis 3 pilar utama:

 

1. *Inovasi Produk dan Usaha*

Koperasi didorong mengembangkan model usaha yang memberi nilai tambah melalui hilirisasi, sehingga menghasilkan produk yang punya daya saing tinggi.

2. *Transformasi Digital*

Digitalisasi tata kelola dinilai penting agar koperasi lebih transparan, akuntabel, dan kredibel di mata anggota maupun mitra usaha.

3. *Kolaborasi Lintas Sektor*

Pengelola koperasi diajak membuka pintu kolaborasi selebar mungkin. Kolaborasi dinilai bisa memperluas akses permodalan, memperkuat pemasaran, meningkatkan kualitas produk, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

 

“Kolaborasi akan memperluas akses permodalan, memperkuat pemasaran, meningkatkan kualitas produk, menghadirkan inovasi, sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah,” tegasnya.

 

Di akhir sambutan, Gus Barraa menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus, anggota koperasi, pelaku usaha mikro, akademisi, dan pemangku kepentingan yang terus berkontribusi memajukan gerakan koperasi di Kabupaten Mojokerto.

 

*500 Peserta dan 94% KDKMP Sudah Gelar RAT*

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto Abdulloh Muhtar melaporkan, seminar diikuti 500 peserta. Terdiri dari 304 Ketua Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih KDKMP, perwakilan Koperasi Wanita, dan berbagai jenis koperasi lain.

 

Ia juga menyampaikan progres KDKMP. Hingga awal 2026, sebanyak 94% KDKMP di Kabupaten Mojokerto sudah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan RAT tahun buku 2025.

 

“RAT adalah forum tertinggi dalam koperasi. Alhamdulillah 94% sudah melaksanakan, meskipun masih ada yang nihil. Ini bukti komitmen pengurus untuk taat aturan dan transparan,” jelasnya.

 

Dengan penghargaan ini, Pemkab Mojokerto berharap gerakan koperasi semakin modern, produktif, dan menjadi penggerak utama kesejahteraan masyarakat. (Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *