Batang Hari – Sungai yang dulu menjadi pemisah, kini menjadi penghubung.
Bupati Batang Hari M. Fadhil Arif meresmikan Jembatan Bailey di Desa Pasar Terusan, Kecamatan Muara Bulian, Rabu (2/7/2026). Jembatan baja darurat sepanjang puluhan meter itu menghubungkan Kecamatan Muara Bulian dengan Desa Rantau Kapas Tuo, Kecamatan Muara Tembesi.
Peresmian ini mengakhiri kendala akses yang selama bertahun-tahun dihadapi warga. Selama ini, aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di dua wilayah itu terhambat karena tidak adanya jembatan permanen yang bisa dilintasi sepanjang musim.
*Kolaborasi Pemkab dan TNI Percepat Pembangunan*
Pembangunan Jembatan Bailey tidak bisa dilepaskan dari peran TNI. Kodim 0415/Jambi diturunkan untuk membantu proses pembangunan, mulai dari survei lokasi hingga perakitan rangka baja di lapangan.
Bupati M. Fadhil Arif menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0415/Jambi, serta masyarakat yang terlibat langsung dalam pengerjaan.
“Pertama-tama kami Pemerintah Kabupaten Batang Hari menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada jajaran TNI, terlebih khusus Kodim 0415/Jambi beserta seluruh pihak yang telah bersama-sama bekerja dan juga masyarakat dalam pembangunan jembatan Bailey ini,” kata M. Fadhil Arif.
Menurut Bupati, keberadaan jembatan ini akan mengubah pola mobilitas warga sehari-hari. “Jembatan ini sangat memberikan manfaat yang besar terhadap peningkatan mobilitas masyarakat sehari-hari dan menunjang pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitarnya,” ujarnya.
*Makna Kemanunggalan TNI dengan Rakyat*
Dandim 0415/Jambi Kolonel Inf Putra Negara, S.H., M.Han., menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini adalah wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat.
“Pembangunan jembatan Bailey merupakan bentuk nyata kepedulian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” kata Kolonel Putra Negara.
Ia menyebut, TNI akan terus hadir dan bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
“TNI akan selalu hadir dan bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Semoga jembatan ini menjadi sarana yang mampu meningkatkan kesejahteraan, memperlancar aktivitas warga, serta mempererat hubungan sosial dan ekonomi antar wilayah,” ujarnya.
*Dampak Ekonomi dan Sosial Langsung Dirasakan*
Dengan terbukanya Jembatan Bailey, jalur distribusi hasil pertanian dari Rantau Kapas Tuo menuju Pasar Terusan dan pusat Kecamatan Muara Bulian menjadi lebih cepat. Warga juga tidak perlu lagi mengambil jalur memutar yang memakan waktu dan biaya lebih besar.
Akses anak sekolah, tenaga kesehatan, dan pedagang kecil ke dua kecamatan juga dipastikan lebih lancar, terutama saat musim hujan tiba.
*Peresmian Ditandai Penandatanganan Prasasti*
Turut hadir dalam peresmian, unsur Forkopimda Kabupaten Batang Hari, Kapolsek Muara Bulian AKP Marbun, kepala OPD terkait, para camat, kepala desa, tokoh masyarakat, dan warga sekitar.
Rangkaian acara ditutup dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati M. Fadhil Arif, didampingi Dandim 0415/Jambi Kolonel Inf Putra Negara.
Bagi warga Desa Pasar Terusan dan Rantau Kapas Tuo, peresmian ini menandai babak baru. Sungai tidak lagi menjadi batas. Jembatan menjadi awal dari pergerakan orang, barang, dan harapan ekonomi yang lebih baik. (Darmawan)










