mahkota555

1.080 Peserta Tampilkan “Banjaran Majapahit” di Kirab Budaya Mojo Bangkit

1.080 Peserta Tampilkan "Banjaran Majapahit" di Kirab Budaya Mojo Bangkit
1.080 Peserta Tampilkan "Banjaran Majapahit" di Kirab Budaya Mojo Bangkit

MOJOKERTO – Sebanyak 1.080 peserta mengikuti Kirab Budaya Mojo Bangkit di Kota Mojokerto, Sabtu 27/6/2026. Kirab merupakan rangkaian perayaan Hari Jadi ke-108 Kota Mojokerto.

 

Rute kirab dimulai dari Alun-alun Wiraraja, melintasi Jalan Majapahit dan Jalan Bhayangkara, dan berakhir di Balai Kota Mojokerto. Warga berjejer di sepanjang jalur untuk menyaksikan parade tersebut.

 

Kirab mengusung tema “Banjaran Majapahit”. Tema itu mengangkat tiga era penting Kerajaan Majapahit, yakni masa Dyah Wijaya, Tribuana Tunggadewi, hingga puncak kejayaan di bawah Prabu Hayam Wuruk.

 

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan, nama “Mojo Bangkit” memiliki makna filosofis.

 

“Mojo Bangkit secara filosofis mengandung makna kebangkitan Kota Mojokerto di berbagai aspek kehidupan masyarakat, sejalan dengan semangat ‘Spirit of Majapahit’ yang terus kita gelorakan,” ujar Ika di sela kegiatan.

 

*Sendratasik hingga Marching Band AAL*

Dalam kirab ditampilkan pertunjukan sendratasik tentang berdirinya Kerajaan Majapahit. Ada pula teatrikal kebangkitan pemuda yang menggambarkan peran generasi penerus.

 

Ika menyebut kirab juga membawa pesan moral.

 

“Rangkaian Kirab Budaya Mojo Bangkit menyampaikan pesan filosofi dan nilai moral agar sejarah menjadi fondasi perjuangan dalam membangun masa depan Kota Mojokerto,” katanya.

 

Suasana kirab ditambah penampilan Marching Band Gita Jala Taruna Akademi Angkatan Laut. Formasi dan irama perkusi marching band menarik perhatian penonton.

 

Selain itu, kirab juga menampilkan kesenian tradisional. Sejumlah di antaranya Reog, Barongsai, dan Bantengan. Acara ditutup dengan dentuman petasan di langit Kota Mojokerto.

 

*Ditargetkan Jadi Agenda Tahunan*

Ika berharap kirab dapat menjadi agenda rutin Kota Mojokerto.

 

“Saya punya harapan besar kegiatan Kirab Budaya Mojo Bangkit menjadi ikon seni budaya tahunan Kota Mojokerto yang bisa melibatkan seluruh elemen masyarakat secara langsung,” ujarnya.

 

Pemerintah Kota Mojokerto menyebut kirab menjadi simbol kebangkitan budaya dan penguatan identitas kota sebagai Bumi Majapahit. (Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *