MOJOKERTO, Majalahglobal.com – Ruang sidang utama DPRD Kota Mojokerto penuh sesak. Di kursi pimpinan duduk *Ketua DPRD Ery Purwanti*. Di hadapannya, *Wali Kota Ning Ita* berdiri membacakan sambutan.
Agenda tunggal hari itu: Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Mojokerto ke-108. Suasana khidmat. Hadir lengkap anggota DPRD, Forkopimda, instansi vertikal, tokoh masyarakat, sampai elemen strategis Kota Onde-Onde.
Tema tahun ini tegas: *”Mojokerto Berdaya, Rakyat Sejahtera, Pembangunan Merata”*. Artinya: fokus ke SDM berkualitas, pembangunan inklusif, berkelanjutan.
“Ini Momentum Refleksi, Bukan Sekadar Seremoni”
*Wali Kota Hj. Ika Puspitasari, S.E.* alias *Ning Ita* langsung to the point di mimbar.
“Paripurna kali ini menjadi istimewa karena seluruh unsur pemerintah daerah, instansi vertikal, dan berbagai elemen masyarakat dapat bersama-sama memperingati sekaligus merefleksikan perjalanan pembangunan Kota Mojokerto,” ujarnya, Jumat, 19/06/2026.
Ia lalu melempar harapan. Semoga Mojokerto terus diberi kekuatan berkembang. Kualitas hidup warga di semua sektor harus naik.
Ning Ita juga meluruskan soal ukuran keberhasilan. Nggak cuma gedung megah atau angka ekonomi.
“Keberhasilan pembangunan juga diukur dari kualitas sumber daya manusia yang unggul, produktif, berkarakter, dan mampu beradaptasi dengan zaman,” tegasnya.
Pemkot, katanya, terus genjot pendidikan, kesehatan, keterampilan. Akses harus dibuka lebar untuk semua: anak-anak, perempuan, lansia, disabilitas, kelompok rentan.
Angka Bicara: Ekonomi Naik, Kemiskinan Turun
Ning Ita tak cuma bicara visi. Data capaian juga dipaparkan.
*Pertumbuhan ekonomi*:
2023 = 2,79%
2024 = 5,32%
2025 = 5,34%
*Angka kemiskinan BPS*:
2023 = 5,77%
2024 = 5,57%
2025 = 5,05%
Trennya jelas: ekonomi naik, kemiskinan turun.
Prestasi lain: sejak 2019-2026 Mojokerto raih *254 penghargaan* dari regional sampai nasional.
Lima bulan pertama 2026 saja sudah borong 9 penghargaan. Ada Kota Kebijakan Toleransi Terbaik, WTP ke-12 kali berturut-turut dari BPK RI, sampai Top Digital Government Regional 2026.
“Semua ini hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Semoga jadi motivasi tingkatkan pelayanan publik yang responsif, inovatif, berkelanjutan,” ungkap Ning Ita.
“Kebijakan Harus Berpihak ke Rakyat” – Ketua DPRD
Usai paripurna, *Ketua DPRD Ery Purwanti* angkat bicara. Pesannya satu: sinergi.
“Momentum HUT ke-108 harus jadi semangat bersama. Tingkatkan partisipasi dan perkuat sinergi antara DPRD, Pemkot, serta masyarakat,” kata Ery.
Ia menegaskan garis merahnya: semua kebijakan publik harus berpihak ke kesejahteraan warga.
“Kolaborasi DPRD dan pemerintah daerah harus terus diperkuat. Biar tiap kebijakan jawab kebutuhan dan aspirasi masyarakat,” tegas Ery. (Jay/Adv)










