SPMB 2026 Kota Mojokerto Dibuka Juni! 2.657 Lulusan SD Dijamin Tertampung, Ada Jalur Golden Ticket

SPMB 2026 Kota Mojokerto Dibuka Juni! 2.657 Lulusan SD Dijamin Tertampung, Ada Jalur Golden Ticket
Wali Kota Mojokerto saat memberikan sambutan
Majalahglobal.com, Mojokerto – Calon siswa baru di Kota Mojokerto, catat tanggalnya! Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru 2026/2027 segera dibuka Juni mendatang. Kabar baiknya, semua lulusan SD/MI dijamin bisa masuk SMP.

 

Pemkot Mojokerto lewat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sudah menggelar sosialisasi pedoman teknis SPMB Online untuk kepala sekolah TK, SD, hingga SMP negeri dan swasta, Selasa (19/5/2026).

 

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari alias Ning Ita menegaskan SPMB tahun ini harus berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai aturan.

 

“Seluruh kepala sekolah harus punya kesamaan persepsi dengan Dindikbud. Harapannya aturan bisa dipahami dan dijalankan dengan baik,” katanya.

 

*Jadwal dan Link Pendaftaran SPMB Mojokerto 2026*

Pendaftaran dilakukan 100% online lewat situs resmi mojokertokota.spmb.id.

 

1. *Jalur non-domisili*: 2–4 Juni 2026

2. *Jalur domisili*: 22–24 Juni 2026

 

Hari pertama sekolah sekaligus Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS akan dimulai serentak 13 Juli 2026.

 

*Daya Tampung Aman, Semua Lulusan Tertampung*

Tahun ini ada 2.657 lulusan SD/MI di Kota Mojokerto. Sementara daya tampung SMP negeri mencapai 2.144 siswa dan SMP swasta 896 siswa.

 

Artinya, nggak ada yang ketinggalan. Untuk SD negeri sendiri disiapkan 1.372 kursi dalam 49 rombel, sedangkan TK negeri 120 kursi dalam 8 rombel.

 

*Ada Jalur Golden Ticket dan Kelas Olahraga*

Khusus SMP negeri, penerimaan dibagi lewat jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi. Pemkot juga buka kuota spesial:

 

– *Golden Ticket* untuk siswa penghafal Al-Qur’an

– *Kelas Olahraga* di SMPN 1, SMPN 2, dan SMPN 4 Mojokerto

 

“Pelaksanaan SPMB dilakukan online mulai pendaftaran, seleksi, hingga pengumuman hasil. Kami juga menggandeng Kejari Kota Mojokerto untuk pendampingan agar prosesnya transparan,” jelas Kepala Dindikbud Kota Mojokerto Agung Moeljono.

 

(Jay)

Exit mobile version