mahkota555

Keren! Inovasi Kota Mojokerto Meledak Jadi 276, Naik 10 Kali Lipat Sejak 2021

Keren! Inovasi Kota Mojokerto Meledak Jadi 276, Naik 10 Kali Lipat Sejak 2021
Ning Ita saat memberikan piagam penghargaan
Majalahglobal.com, Mojokerto – Kota Mojokerto resmi jadi gudangnya inovasi daerah. Jumlah inovasi yang terdaftar di aplikasi Innovative Government Award Kemendagri tembus 276 pada 2026.

 

Angka ini naik 10 kali lipat dibanding 2021 yang cuma 27 inovasi. Kuncinya? Lomba Mojo Indah yang digelar rutin sejak 2022.

 

“2021 lalu kita masih kategori kurang dengan nilai 62. Waktu itu baru belajar apa itu inovasi dan pentingnya buat daerah,” ujar Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat Penganugerahan Mojo Indah 2026 di Pendapa Sabha Kridatama, Selasa (19/5/2026).

 

Lewat Mojo Indah, Pemkot Mojokerto memantik potensi SDM kreatif dan inovatif yang ternyata luar biasa besar. Hasilnya, inovasi naik jadi 245 pada 2025, lalu 276 tahun ini. Naik 31 inovasi dalam setahun.

 

Tapi Ning Ita, sapaan akrab wali kota, menegaskan yang dinilai bukan jumlahnya saja.

 

“Yang dilihat bukan banyaknya inovasi, tetapi dampak manfaatnya. Banyak inovasi tapi tidak berdampak tentu tidak akan diakui sebagai daerah inovatif,” tegasnya.

 

Menurutnya, Kota Mojokerto harus bersaing lewat kualitas SDM, bukan SDA. “Kita punya SDM unggul dan potensial. Tinggal bagaimana pemerintah bersinergi dengan heksahelik untuk memfasilitasi lahirnya kreativitas dan inovasi,” katanya.

 

*Ini Daftar Pemenang Mojo Indah 2026:*

 

_Kategori Perangkat Daerah:_

1. *Juara I*: Diskominfo Kota Mojokerto – SITI PINTER (Sinau TI Kota Mojokerto)

2. *Juara II*: SMPN 3 Kota Mojokerto – SUMPAH 3 MPU (Sistem Pengumpulan Sampah)

3. *Juara III*: BPKPD Kota Mojokerto – SEMERAP (Sistem Pemetaan Geografis Pajak Daerah)

 

_Kategori Masyarakat:_

1. *Juara I*: Muhammad Setio Budi dkk – MBG WATCH (Sistem Monitoring Makanan Bergizi Gratis)

2. *Juara II*: Arya Satya Maheswara – SIDIK LANTAS (Sistem Deteksi Kecelakaan Lalu Lintas)

3. *Juara III*: Edgar Primavy Fermata – MOJO PANGAN (Platform Penyelamat Makanan Berlebih)

 

Tanpa inovasi, kata Ning Ita, Kota Mojokerto hanya akan jalan di tempat. Padahal visinya jelas: jadi kota yang berdaya saing. (Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *