Lebih Transparan dan Aman, Lapas Kalianda Terapkan Pembayaran Non Tunai BRIZZI untuk WBP
KALIANDA, majalahglobal.com — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kalianda terus mendorong inovasi pelayanan dengan menerapkan sistem pembayaran non tunai menggunakan kartu BRIZZI bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).Rabu (6/5/2026).
Penerapan sistem transaksi non tunai melalui kartu BRIZZI untuk berbagai layanan di dalam lapas, seperti barbershop dan laundry.
Program ini digagas oleh Kalapas Kelas IIA Kalianda, Beni Nurrahman, dan diperuntukkan bagi seluruh WBP serta mendukung kenyamanan keluarga yang berkunjung.
Di lingkungan Lapas Kelas IIA Kalianda, Lampung Selatan.
Untuk meningkatkan transparansi, keamanan, serta akuntabilitas dalam transaksi keuangan di dalam lapas, sekaligus meminimalisir potensi penyimpangan.
WBP menggunakan kartu BRIZZI sebagai alat pembayaran elektronik untuk mengakses layanan yang tersedia, menggantikan sistem pembayaran tunai.
“Penerapan transaksi non tunai melalui BRIZZI ini merupakan langkah konkret kami dalam mewujudkan sistem pelayanan yang transparan, aman, dan akuntabel. Selain mempermudah WBP dalam bertransaksi, inovasi ini juga menjadi bagian dari transformasi digital pemasyarakatan yang kami dorong secara berkelanjutan.”ujar Kalapas Beni Nurrahman.
“Sistem ini sangat membantu kami karena lebih praktis dan tidak perlu lagi memegang uang tunai. Selain itu, kami merasa lebih aman dan tertib dalam melakukan transaksi sehari-hari di dalam lapas.”kata seorang Warga Binaan.
“Kami sebagai keluarga merasa lebih tenang karena transaksi menjadi lebih jelas dan transparan. Penggunaan BRIZZI ini juga memudahkan saat memberikan dukungan kepada keluarga kami di dalam lapas.”pungkas Keluarga pengunjung.
Dengan hadirnya sistem pembayaran non tunai ini, Lapas Kelas IIA Kalianda menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan yang modern, transparan, serta berorientasi pada kenyamanan dan keamanan bagi seluruh pengguna layanan.
Oleh: Andi Raya










