Batang Hari, majalahglobal.com- DPRD Kabupaten Batang Hari menggelar rapat dengar pendapat (RDP) lintas sektor guna mencari solusi kongkret terkait sengketa lahan warga Suku Anak Dalam (SAD) yang berada di Dusun Sialang Pungguk, Senin (13/04/2026).
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Batang Hari, Sukron, S.Pd., bersama anggota DPRD lainnya sebagai upaya mencari solusi terhadap persoalan lahan yang melibatkan masyarakat adat dan sejumlah pihak terkait.
Dalam sambutannya, Ia menegaskan kehadiran negara sangat dibutuhkan untuk menyelesaikan konflik Agraria yang berkepanjangan agar tidak menimbulkan gesekan sosial dilapangan.
“Ia berharap seluru pihak yang hadir dapat memberikan data yang transparan untuk mencapai kesepakatan yang adil.” Katanya
RDP kali ini menghadirkan jajaran pejabat berwenang mulai Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Batang Hari, Kepala Kantor ATR/BPN Batang Hari, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Kepala Dinas PMPTSP, Kepala KPHP Batang Hari Unit XI dan XII, Kepala Desa Singoan Kecamatan Muara Bulian, Ketua Koperasi Sinar Tani Muara Bulian, pimpinan PT IKU, serta perwakilan masyarakat Dusun Sialang Pungguk.
Dalam forum tersebut DPRD Batang Hari menekankan pentingnya penyelesaian persoalan secara musyawarah dengan mengedepankan kepentingan masyarakat dan kepastian hukum.
Ketua Komisi II DPRD Batang Hari juga menyampaikan, bahwa rapat dengar pendapat ini menjadi langkah awal untuk mempertemukan seluruh pihak agar persoalan lahan dapat diselesaikan secara adil, terbuka, dan tidak menimbulkan konflik berkepanjangan.
Melalui RDP tersebut, DPRD berharap tercipta solusi terbaik yang mampu menjaga hak-hak masyarakat adat sekaligus mendukung stabilitas dan pembangunan daerah di Kabupaten Batang Hari.
(Darmawan)
