Majalahglobal.com, Jombang – Plt. Kepala DPUPR Jombang, Imam Bustomi, mengumumkan bahwa normalisasi 55 titik saluran irigasi sepanjang 82.354 meter telah selesai dilakukan untuk mencegah banjir dan meningkatkan distribusi air irigasi ke lahan pertanian. Salah satu lokasi normalisasi adalah Saluran Sekunder Menganto di Desa Tugu Sumberejo, Kecamatan Peterongan, dengan pengerukan sedimentasi 600 meter menggunakan alat berat.
Normalisasi ini bertujuan untuk mengantisipasi banjir yang kerap terjadi saat musim penghujan dan memastikan distribusi air irigasi ke lahan pertanian berjalan lancar. “Normalisasi ini tidak hanya untuk pengendalian banjir, tetapi juga memastikan distribusi air irigasi ke lahan pertanian berjalan lancar dan efisien,” kata Imam Bustomi.
Selain normalisasi saluran irigasi, Dinas PUPR Jombang juga menyelesaikan rehabilitasi empat unit bendung untuk optimalisasi fungsi bangunan pengambilan air. Perbaikan ini fokus pada pengaturan debit dan pembagian air ke jaringan irigasi yang lebih stabil, terutama saat musim tanam. “Pekerjaan mencakup perbaikan retakan, kebocoran, hingga penguatan tebing saluran guna menekan kehilangan air dan meningkatkan efisiensi distribusi,” jelas Bustomi.
Imam Bustomi juga menegaskan bahwa seluruh program tersebut diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan dan perlindungan wilayah dari ancaman banjir. “Kami berupaya menjaga fungsi infrastruktur SDA tetap optimal agar manfaatnya langsung dirasakan petani dan masyarakat, serta meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Mhd/Adv)










