mahkota555

Bupati Mojokerto Lantik 7 Pejabat Utama

Majalahglobal.com, Mojokerto – Bupati Mojokerto, Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc. M.Hum. melantik 7 pejabat utama, Rabu (1/10/2025) di Pendopo Graha Maja Tama Mojokerto.

 

Bupati dalam sambutannya menyatakan bahwa Peraturan Badan Kepegawaian Negara Nomor 21 Tahun 2017 bahwa setiap PNS yang diangkat dalam jabatan pimpinan tinggi Pratama wajib dilantik dan mengangkat sumpah atau janji jabatan menurut agama atau kepercayaannya kepada Tuhan Yang Maha Esa.

 

“Bapak Ibu yang kami hormati sesuai dengan adanya kebijakan surat edaran Kepala Badan Kepegawaian Negara nomor 7 tahun 2024 tentang pemanfaatan aplikasi integratif mutasi dalam rangka pengangkatan pemindahan dan pemberhentian pegawai aparatur sipil negara sehingga dalam prosesnya seluruh kegiatan pengangkatan pemindahan dan pemberhentian pegawai aparatur sipil terlebih dahulu harus mendapatkan rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara, Adapun pelantikan jabatan pimpinan tinggi Pratama hari ini sudah mendapatkan rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri Badan Kepegawaian Negara dan pemerintah provinsi Jawa Timur sehingga pelantikan hari ini sudah sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku” jelasnya.

 

Menurutnya momentum pelantikan kali ini bukan hanya sekedar seremonial melainkan awal dari amanah besar yang harus diemban dengan penuh tanggungjawab.

 

“Saya berharap saudara dapat segera menyesuaikan diri bekerja dengan penuh dedikasi membangun inovasi serta menjaga loyalitas dan integritas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Mojokerto” tegasnya

 

Bupati Gus Barra juga menekankan bahwa jabatan adalah kepercayaan bukan hak, Oleh karena Bupati mengajak kepada pejabat yang baru dilantik untuk bekerja dengan sepenuh hati, memegang teguh sumpah janji yang telah diucapkan menjadikan sumpah tersebut sebagai pengikat dalam setiap tindakan dan pengembalian pengambilan keputusan.

 

“Kita semua menyadari tantangan pembangunan di Kabupaten Mojokerto semakin kompleks masyarakat menuntut pelayanan publik yang cepat tepat transparan akuntabel, Oleh sebab itu saya minta kepada pejabat yang dilantik agar mampu menghadirkan inovasi memperkuat koordinasi lintas sektor dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat” pesannya.

 

Gus Barra juga berpesan kepada pejabat pimpinan tinggi Pratama yang hari ini dilantik dengan 5 pesan penting, Kesatu agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru bangun komunikasi yang sehat dengan bawah Atasan maupun sesama perangkat daerah, Kedua tunjukkan kepemimpinan yang visioner mampu merencanakan menggerakkan dan mengarahkan organisasi menuju tujuan, Ketiga pegang Teguh integritas jujur berani dan konsisten dalam menjaga amanah, Keempat, Ciptakan inovasi Jangan hanya bekerja tetapi hadirkan terobosan-terobosan baru yang memberi manfaat nyata dan Kelima utamakan kepentingan masyarakat setiap pengambilan kebijakan program dan kegiatan harus bermuara pada peningkatan Kesejahteraan Rakyat.

 

“Kami yakin pejabat yang hari ini dilantik memiliki kapasitas dan kompetensi untuk menjawab tantangan tersebut tetapi ingat kecerdasan dan kemampuan saja tidak tidak cukup harus dibarengi dengan kerendahan hati keikhlasan dan semangat melayani, pelantikan ini bukanlah akhir melainkan melainkan awal dari tanggungjawab yang lebih besar” paparnya.

 

“Semua pejabat yang dilantik pada pagi hari ini kami sampaikan kepada semua tidak ada spenser pungutan satu pun yang kami ambil dalam pelantikan jabatan ini jika kami berpesan Jika ada orang-orang yang mengaku atas nama saya keluarga saya atau keluarga besar saya meminta sesuatu imbalan dari pelantikan jabatan ini maka abaikan” tegasnya.

 

“Pejabat yang mendapatkan amanah baru ini murni keputusan murni saya tanpa ada tekanan dari siapapun, jika ada orang yang mengaku dekat dengan saya saudara saya Keluarga besar saya dan seterusnya untuk meminta imbalan pada panjenengan atas jabatan yang baru abaikan Jangan lakukan laporkan kepada saya dan saya pastikan Saya tidak memerintah kepada siapapun dan saya dalam menentukan menentukan panjenengan pada posisi sekarang ini saya tidak ada tekanan tidak ada yang menyuruh tidak ada yang mempengaruhi” jelasnya.

 

 

Bupati Gus Barra dalam kesempatan itu mengucapkan Selamat atas jabatan baru yang p

didapatkan pada hari ini, semoga ini menjadi amanah, yang kelak harus dipertanggungjawabkan tidak hanya di dunia, tapi tapi juga di akhirat, Kullukum ra’in Wa kullukum mas’ulun an ra’iyyatihi artinya kalian semua adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggung jawaban dari apa yang dipimpinnya

 

“Atas nama Bupati dan pemerintah Kabupaten Mojokerto, Saya mengucapkan selamat bertugas semoga amanah. Semoga amanah ini dapat saudara jalankan dengan sebaik-baiknya. Mohon maaf, jika ada hal-hal yang kurang berkenan di hati panjenengan semua kami ucapkan mohon maaf yang sebesar-besarnya” ujarnya.

 

Menurut Bupati Gus Barra kebenaran baginya kalaupun salah dalam pengambilan keputusan dalam suatu hadist dan ijtihad Daffa asoba falahum ajrun, Daffa Havana ajrun Wahid, Yang artinya barang siapa yang telah berijtihad telah mengambil keputusan telah mengambil ketetapan dan dia salah maka dia akan mendapatkan dua pahala dan jika kemudian tiap kalau dia benar maka akan mendapatkan dua pahala kalau dia salah akan mendapatkan satu pahala dan kami sampaikan ini semua prosesnya sudah benar dan benar dan sesuai perundang-undangan yang berlaku.

 

“Semoga amanah ini dapat saudara jalankan dengan sebaik-baiknya Mari kita bersama-sama mewujudkan Kabupaten Mojokerto yang lebih maju adil dan makmur” tutupnya.

 

Berikut daftar pejabat yang dimutasi beserta jabatan sebelumnya:

 

1. Amat Susilo, S.Sos., M.M. – Kepala BKPSDM, sebelumnya Kepala Dispendukcapil

 

2. Drs. Ardi Sepdianto, M.Si. – Kepala Disbudporapar, sebelumnya Kepala Bapenda

 

3. Ludfi Ariyono, AP., S.Sos., M.Si. – Kepala Dinas Pertanian, sebelumnya Kepala Disdik

 

4. Nurul Istiqomah, S.E., M.M. – Kepala Bapenda, sebelumnya Asisten II Perekonomian dan Pembangunan

 

5. Norman Handhito, S.IP., M.Si. – Kepala Dispendukcapil, sebelumnya Kepala Dispora

 

6. Nuryadi, S.H., M.M. – Asisten II Perekonomian dan Pembangunan, sebelumnya Kepala Dinas Pertanian (juga pernah dimutasi pada tahap pertama)

 

7. Tatang Marhaendrata, S.H., M.H. – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, sebelumnya Kepala BKPSDM

 

Dari tujuh pejabat yang dimutasi, Nuryadi tercatat sudah dua kali menjalani mutasi setelah sebelumnya ikut dalam mutasi tahap pertama. Sementara itu, bagi tujuh pejabat yang kini dilantik, jabatan yang diemban merupakan posisi baru yang sebelumnya belum pernah mereka duduki. Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan jabatannya masih Plt. (Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *