Kontraktor Minta Tambahan Waktu 15 Hari Selesaikan Proyek Alun-alun Sidoarjo

Kontraktor Minta Tambahan Waktu 15 Hari Selesaikan Proyek Alun-alun Sidoarjo
Kontraktor Minta Tambahan Waktu 15 Hari Selesaikan Proyek Alun-alun Sidoarjo

Sidoarjo, majalahglobal.com – Revitalisasi Alun-alun Sidoarjo gagal selesai tepat waktu. Hingga sekarang, Selasa 2 Januari 2023, sejumlah pekerja masih menyelesaikan beberapa bagian pekerjaan yang belum rampung.

Dari pantauan di lokasi, pekerjaan yang belum selesai itu terutama di bagian trotoar. Nampak di bagian pojok sebelah kanan dan kiri yang masih butuh proses perbaikan lagi. Penutup air mancur juga terlihat belum terpasang. Taman dan lampu-lampu sebagian besar sudah terpasang, tinggal finishing.

Kabel yang biasa bergelantung mulai dari arah utara hingga selatan monumen Jayandaru tidak akan tampak lagi. Dipindah ke bagian timur. Kabel-kabel tersebut dirapikan agar tidak mengganggu pengunjung.

Revitalisasi Alun-alun Sidoarjo sendiri menelan anggaran Rp. 6.045.424.361 dengan kontraktor pelaksana CV. Adikarya Berkah Abadi dari Kota Surabaya.

Kepala Bidang Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo Hery Santoso, mengatakan keterlambatan pengerjaan Alun-alun Sidoarjo karena terkendala cuaca di kota Delta.

Baca Juga :  Pasca Hitung Suara, TNI-Polri di Tulungagung Kawal Ketat Kotak Suara Pemilu dari PPS ke PPK

“Alasan dari kontraktor terkendala cuaca, makanya minta penambahan waktu. Kemarin mengajukan tambahan waktu 15 hari,” kata Hery saat dikonfirmasi sidoarjonews.id pada Selasa, (2/1/2023).

Meski sudah mengajukan tambahan waktu, lanjut Hery, pihak kontraktor pelaksana tetap dikenakan denda. Dendanya 1/1.000 (satu per mil) dari nilai kontrak per hari.

“Pihak kontraktor berkewajiban menyelesaikan hingga 100 persen,” ucapnya.

Hery menambahkan, dalam pemberian toleransi keterlambatan pekerjaan pemerintah itu maksimal 50 hari. Lebih dari itu, pihak kontraktor akan dibayar sesuai pekerjaan yang diselesaikan.

“Kalau aturan yang berlaku itu toleransi keterlambatan proyek itu maksimal 50 hari,” ungkapnya.

Revitalisasi Alun-alun Sidoarjo bagian timur ini diharapkan bisa menjadi ikon Kabupaten Sidoarjo.

Di sana nanti akan ada air mancur dan taman bermain anak-anak yang tidak jauh dari monumen Jayandaru. Hal ini diharapkan bisa menjadi tempat rekreasi warga kota Delta.

Baca Juga :  Distribusi Logistik Pemilu di Ponorogo Dikawal Reog dan Petugas Berkuda

Selain untuk permainan anak-anak, Alun-alun Sidoarjo ini juga cocok untuk kalangan muda-mudi yang ingin menikmati keindahan kota udang ini.

Usai di bagian timur selesai, Pemkab Sidoarjo berencana akan kembali melakukan revitalisasi di sisi barat Alun-alun Sidoarjo.(Ldy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *