Selesai Akhir Tahun, Rehab Bangunan SD Jombang di 5 Lokasi

Salah satu fasilitas sekolah dasar yang direhabilitasi
Salah satu fasilitas sekolah dasar yang direhabilitasi

Jombang, majalahglobal.com – Puluhan rehabilitasi fisik satuan pendidikan di Kota Santri yang menggunakan anggaran P-APBD sudah memasuki tahap akhir pekerjaan. Sebelum akhir tahun, semua bangunan tersebut akan selesai.

Senen, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang
Senen, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang

“Update terakhir, ada lima sekolah dasar (SD) yang masih dalam proses pengerjaan. Progresnya di lapangan, sudah di angka 90%,” papar Senen, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang.

Lima SD yang masih dalam tahap pekerjaan tadi di antaranya yakni SDN Ngampungan Kecamatan Bareng, SDN Rejoagung 2 Kecamatan Ngoro, SDN Kesamben 2 Kecamatan Ngoro, SDN Sepanyul Kecamatan Gudo, serta SDN Jatimlerek 1 Kecamatan Plandaan.

“Untuk satuan pendidikan ini kontraknya berakhir tanggal 20 Desember. Beberapa diantaranya sudah dalam pekan ini telah mengajukan pengajuan pekerjaan tahap pertama (P1, red),” ujar Kadisdikbud.

Dengan kondisi tadi, lanjut Kadisdikbud, total ada 17 satuan pendidikan yang sudah rampung dari total jumlah rehabilitasi di 22 sekolah. Teranyar yang sudah menyusul yakni SDN Plosogeneng 1 Kecamatan Jombang, SDN Jipurapah 1 Kecamatan Plandaan, serta SDN Jatimlerek 1 Kecamatan Plandaan.

Daftar tersebut melengkapi puluhan rehab yang juga sudah rampung meliputi SDN Karangan 2, SDN Ngampungan, SDN Nglebak Kecamatan Bareng, SDN Munungkerep 2 kecamatan Kabuh, SDN Carangrejo 1, Kecamatan Kesamben.

Baca Juga :  Gus Muhdlor Gelar Open House untuk Masyarakat, 15.000 Porsi Makanan Disiapkan

Dibeber Kadisdikbud, salah satu bentuk rehab yang dianggarkan melalui P-APBD 2023 yakni SDN Plosogeneng 1. Di sekolah ini, bentuk pekerjaan yakni rehab rumah dinas dengan nilai kontrak Rp. 141.839.563,. Selaku rekanan eksekutif yaitu CV Randumas Multi Konstruksi, dan konsultan pengawas CV Surya Sentosa. “Proses pekerjaan sendiri dimulai sejak tanggal 27 Oktober 2023 lalu. Untuk keseluruhan kontrak berjalan, selama 45 hari,” bebernya.

Rehabilitasi fisik dilakukan dengan merenovasi total bagian atap, lantai, serta penggantian daun pintu. Termasuk pengecatan dan pemasangan jendela. Setelah tahapan rampung, konsultan pengawas akan memeriksa untuk mengetahui kesesuaian dengan RAB. Apabila tidak, Disdikbud memastikan meminta pembongkaran ulang.

Diinformasikan, melalui anggaran P-APBD 2023 sebanyak 22 satuan pendidikan dasar mendapatkan bantuan rehabilitasi fisik. Ke semua sekolah tadi yakni SDN Bakalanrayung, Kecamatan Kudu, SDN Kepurejo 1, Kecamatan Kudu, SDN Bareng 4, Kecamatan Bareng, SDN Ngampungan, Kecamatan Bareng, SDN Pulosari 1, Kecamatan Bareng, SDN Nglebak, Kecamatan Bareng, SDN Karangan 2, Kecamatan Bareng , SDN Japanan, Kecamatan Gudo, SDN Spanyul, Kecamatan Gudo, serta SDN Rejoagung 2, Kecamatan Ngoro.

Baca Juga :  Tingkatkan Sinergitas TNI-Polri, Kapolres Mojokerto Silaturahmi Ke Danrem 082/CPYJ dan Dandim 0815/Mojokerto

Lalu SDN Kesamben 2, Kecamatan Ngoro, SDN Dukuhpundong 1, Kecamatan Diwek, SDN Kedunglumpang 1, Kecamatan Mojoagung, SDN Janti Kecamatan Mojoagung, SDN Panglungan 2, Kecamatan Wonosalam, SDN Gumulan, Kecamatan Kesamben, SDN Carangrejo 1, Kecamatan Kesamben, SDN Jatimlerek 1 , Kecamatan Plandaan, SDN Jipurapah 1, Kecamatan Plandaan, SDN Pengampon 2, Kecamatan Kabuh, SDN Munungkerep 2, Kecamatan Kabuh, dan terakhir SDN Posogeneng 1, Kecamatan Jombang. (Nur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *