Masyarakat Foramadiahi-Ternate Keluhkan Jatah BBM Subsidi 2 Ton/Bulan, Oknum Dosen Pemilik Pangkalan

Masyarakat Foramadiahi-Ternate Keluhkan Jatah BBM Subsidi 2 Ton/Bulan, Oknum Dosen Pemilik Pangkalan
Masyarakat Foramadiahi-Ternate Keluhkan Jatah BBM Subsidi 2 Ton/Bulan, Oknum Dosen Pemilik Pangkalan

MajalahGlobal.com Halsel, – Masyarakat Foramadiahi Kecamatan Pulau Ternate Provinsi Maluku Utara. Keluhkan jatah Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis minyak tanah yang distribusi dua (2) ton perbulannya oleh pihak pangkalan.

Padahal diketahui Masyarakat Foramadiahi bahwa semestinya jatah BBM bersubsidi jenis minyak tanah yang di distribusikan sebanyak 5 ton/bulan.

Setau kami terkait jatah BBM subsidi jenis minyak tanah untuk Masyarakat 5 RT di Foramadiahi ini, seharusnya 5 ton yang disalurkan dalam satu bulan. Kata sejumlah warga saat mengantri mengambil jatah minyak tanah.

Lebih lanjut kata Warga, sebelumnya jatah yang mereka terima sebanyak 5 ton/bulan namun seiring berjalannya waktu jatah tersebut dikurangi menjadi 2 ton/bulan.

Awalnya jatah kami yang diterima Masyarakat di 5 RT Foramadiahi sebanyak 5 ton per bulan akan tetapi berjalannya waktu di tahun 2020 sampai dengan saat ini tahun 2023 jatah kami sudah di kurangi menjadi 2 ton per bulan dan itupun terkadang disalaurkan sebatas 1 ton/bulan sehingga hal ini sangat tidak mencukupi,” Ungkap Warga.

Baca Juga :  Skandal Dugaan "Belanja" Suara Mengguncang Dapil 2 Deliserdang

Sementara pemilik pangkalan Sudirto Malan di akrab ito mengaku sebagai Dosen di kampus Unhair Gambesi Kota Ternate itu. Sudirto saat di konfirmasi Via telfon mengatakan Foramadiahi terdapat 2 pangkalan.

Tong (kami) pembagiannya per Rt, karena disana ada dua pangkalan minyak tanah terdapat 9 RT Foramadiahi. Kalau yang saya layani mulai dari Rt 1, Rt 2, Rt 3, Rt 4 dan Rt 5 saja, dan semua itu sudah di atur langsung oleh Lurah,” Kata Sudirto.

Dengan begitu Sudirto ditanya terkait jatah Masyarakat di 5 Rt Foramadiahi semestinya mendapatkan 5 ton/bulan, namun yang diterima Masyarakat disana sebatas 2 ton/bulan berarti sisahnya di kemanakan dan pembagiannya berapa liter per kepala keluarga (kk)?.

Baca Juga :  Polda Jatim Terjunkan Tim Jihandak Selediki Ledakan di Rumah KPPS Pamekasan

Lagi-lagi beber Sudirto bahwa apapun itu asalkan di lapangan semua pembagian sudah dapat terkafer di setiap Rt. Tutup Sudirto sambil mematikan HP miliknya sebelum usai di konfirmasi Wartawan Media MajalahGlobal.com Maluku Utara.

(Tim/Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *