Diduga Limbah PKS Unit Usaha Bunut PTPN 6 Cemari Sungai

Diduga Limbah PKS Unit Usaha Bunut PTPN 6 Cemari Sungai
Diduga Limbah PKS Unit Usaha Bunut PTPN 6 Cemari Sungai

Jambi, majalah global.com – PKS usaha Bunut di Desa Markanding, Kecamatan Bahar Utara, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, diduga buang limbah ke sungai.

Diduga Limbah PKS Unit Usaha Bunut PTPN 6 Cemari Sungai
Diduga Limbah PKS Unit Usaha Bunut PTPN 6 Cemari Sungai

Menurut informasi dari warga Desa Markading, pada 9/8/2023, air sungai diseputaran PKS berwarna hitam dan berbau, informasinya.

Dengan informasi ini, pihak DLH Muaro Jambi begitu sigapnya menindak lanjuti informasi.

Pada 10/8/2022 pihak DLH turunkan personil guna check kebenaran informasi, turun bersama beberapa media dan lembaga.

Pantauan tim ini, tidak menemukan kebenaran dari informasi. Memang ditemukan tim air kanal yang bermuara ke sungai berwarna hitam, tapi bukan bersumber dari kolam limbah PKS, akan tetapi, bersumber dari kolam tadah hujan yang dipenuhi rumput rumput yang membusuk ditambah lagi dipenuhi abu boiler PKS yang terbang tertiup angin ke arah kolam, ungkap Hendra yang mewakili dari tim DLH Muaro Jambi.

Hal senada juga diungkapkan Hamdi Zakaria dari Tim Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup Provinsi Jambi, yang kebetulan ikut turun bersama tim DLH Kabupaten Muaro Jambi.

Baca Juga :  Sukseskan Pemilu 2024, KPUD dan Harita Nickel Buka TPS Khusus Karyawan di Pulau Obi Halsel

Menurut Hamdi Zakaria, air kanal memang berwarna hitam, akan tetapi bau air ini tidak berbau limbah PKS, melainkan bauk rerumputan mati terendam lama didalam air.

Sementara temuan tim kami, PKS ini memiliki len aplikasi yang berjarak ratusan meter dari kanal, begitu juga dengan 12 kolam limbah PKS, berjarak sekira seratusan meter dari kanal, dihalangi lagi dengan kolam pengaman di sekeliling kolam limbah.

Jadi tidak masuk akal, jika limbah PKS bisa luber ke kanal apalagi ke sungai, jadi tim kami tidak menemukan kebenaran dari informasi, ungkap Hamdi Zakaria ketua TMPLH ini.

Menurut Hidayat manager PKS unit usaha Bunut kepada media mengatakan, rembesan air kolam tadah sudah diperbaiki dengan rapi oleh pihak PKS, meskipun bukan merupakan aliran limbah.

Baca Juga :  Pakai Kostum Unik Untuk Menarik Minat Pemilih, TPS Desa Sumbersono Kenakan Kostum Kerajaan Mojopahit

Sementara kanal ini sendiri telah ditutup rapi dengan mempergunakan alat berat eksaparor, sehingga kanal dalam kondisi kering tanpa ada air yang mengalir lagi,” ungkap Manager.

Media ini yang juga ikut turun bersama tim, juga tidak menemukan kebenaran dari informasi tersebut.

Lap: Nodi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *