Majalah global.com
Bangka – Aktivitas tambang timah menjadi salah satu mata pencarian masyarakat Bangka Belitung, untuk mendapatkan biji timah mereka sangat tidak peduli bahwa mereka kerjakan itu sudah sangat merusak lingkungan hidup, mestinya di jaga tapi malah mereka rusak untuk mendapatkan biji timah tersebut dari kawasan hutan lindung, hutan produksi, aliran das (sungai), bahkan laut pun mereka kerjakan tidak peduli dengan namanya hukum yang berlaku, Minggu (12/06/ 2023).

Dari hasil pantauan team investigasi tanggal 12 Juni 2023 di malam hari, terlihat puluhan ti sebu laut sedang beraktivitas bahkan mereka ini sudah betul-betul kebal dengan namanya hukum yang beralamat di belakang hotel novila Sungailiat Kabupaten Bangka, di mana ada orang kuat dibelakang mereka sampai saat ini mereka masih berani untuk beraktivitas.

Dari keterangan pekerja biasa ada pengurusnya, ya nama oksi tinggal di desa air anyut yang bekerja disini juga masyarakat desa air anyut kita juga kerja disini menyetor sebesar tiga puluh lima ribu rupiah dan potongan timbang yang cukup lumayan memberatkan para masyarakat kecil desa air anyut, ya gimana lagi kalau tidak seperti itu kita tidak kerja semua disini di atur dengan oksi,” katanya untuk kordinasi.

Team investigasi pun langsung konfirmasi ke Kapolres Bangka Taufik Noer melalui pesan WhatsApp, terima kasih informasinya,” jawab singkat.
Sampai berita ini di terbitkan team investigasi pun akan terus konfirmasi ke Pengurus tambang timah sebu dan diduga bernama oksi dan aparat penegak hukum supaya aktivitas tambang timah dimalam hari yang beralamat belakang hotel novila desa air anyut Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, segera ditindak lanjuti karena di manfaatkan oknum yang mementingkan diri sendiri. (Citra)










