mahkota555

Ketua PTSL Desa Wonorejo Jelaskan 3 Manfaat PTSL

Ketua PTSL Desa Wonorejo Jelaskan 3 Manfaat PTSL
Kantor Desa Wonorejo

Majalahglobal.com, Mojokerto – Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Desa Wonorejo diharapkan mampu memberikan solusi bagi seluruh warga Desa Wonorejo yang ingin memiliki sertifikat hak milik (SHM) tanah dan bangunannya.

Ketua PTSL Desa Wonorejo, Sampurno mengatakan, total kuota PTSL Desa Wonorejo dari BPN Kabupaten Mojokerto ada sebanyak 1200 pemohon.

“Prediksinya, kami mampu mengumpulkan berkas 700 pemohon PTSL. Saat ini masih 130 pemohon yang berkasnya sudah lengkap,” terang Sampurno, Jumat (3/3/2023) di Balai Desa Wonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.

Masih kata Sampurno, ia berpesan agar pemohon PTSL Desa Wonorejo jika ada pertanyaan bisa langsung ke Panitia PTSL Desa Wonorejo.

“Jangan tanya kepada tetangga kanan kiri kalau kurang jelas. Mending tanya ke saya selaku Ketua Panitia PTSL Desa Wonorejo atau Panitia PTSL Desa Wonorejo yang lain,” jelas Sampurno.

Sampurno menjelaskan, terkait biaya PTSL Desa Wonorejo dikenakan biaya Rp 400 ribu sesuai dengan kesepakatan bersama.

“Kami selaku panitia bakal selektif, jika ada warga yang kurang mampu ya kita berikan keringanan. Dan yang pasti, pengurusan PTSL untuk tempat ibadah pasti kita gratiskan,” ungkap Sampurno.

Menurutnya ada tiga manfaat PTSL bagi masyarakat di antaranya yaitu kepastian dan perlindungan hukum dengan cara memberikan rasa aman dan jaminan kepastian hukum mengenai subjek, objek dan hak atas tanah.

Kemudian, meminimalkan atau memecah sengketa konflik dan perkara pertanahan, yaitu dengan cara memecah dan mengatasi setiap permasalahan yang menyangkut tanah seperti pendudukan tanah secara liar, sengketa tanda batas dan lain sebagainya.

“Ini terjadi karena akibat dari ketidakpastian hukum hak atas tanah, semoga dengan program ini masyarakat dapat merasakan manfaatnya,” jelas Sampurno.

Selanjutnya ia menyampaikan, manfaat dari PTSL bagi masyarakat yaitu menjadi sarana produktifitas ekonomi masyarakat di antaranya mendorong inklusi keuangan dan sebagai aset yang hidup sehingga akses terhadap permodalan lebih mudah. (Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *