Nyaleg di Mojokerto, Winda Mohon Doa Restu Kyai Asep

Nyaleg di Mojokerto, Winda Mohon Doa Restu Kyai Asep
Winda Didampingi Ketua DPC PDIP Kabupaten Mojokerto saat di Guest House IKHAC
Majalahglobal.com, Mojokerto – Setelah pulang Umroh, Pendiri IKHAC Pacet Mojokerto Prof. Dr. K.H. Asep Saifuddin Chalim langsung membantu memfasilitasi DPC PDIP Kabupaten Mojokerto untuk memanasi mesin politiknya.

 

Kali ini Kyai Asep panggilan akrabnya, menyediakan tempat, konsumsi serta uang transport untuk penyelenggaraan konsolidasi Winda Pradita Caleg PDI- P DPRD Kabupaten Mojokerto dari Dapil IV (Gedeg, Jetis, Kemlagi dan Dawar Blandong) di Guest House IKHAC, Desa Bendungan Jati Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto, Minggu (22/1/2023).

 

Caleg Winda yang juga istri dari Yasminto Kades Sawo Kecamatan Jetis ini hadir konsolidasi dihadapan pendukungnya didampingi Ketua DPC PDIP Kabupaten Mojokerto Achmad Anwar, Sekretaris Fraksi PDIP Hartono dan Ketua Bappilu Ngatimun Munandar.

 

Ketua DPC PDIP Kabupaten Mojokerto, Achmad Anwar mengungkapkan, massa PDIP pendukung Caleg Winda ini yang hadir sekitar 550 orang.

 

“Panjenengan semua dihadirkan caleg Winda Dapil IV di Kampus IKHAC milik Romo Kyai Asep Saifudin Chalim untuk mensukseskan Winda agar menjadi anggota DPRD Kabupaten Mojokerto dan bisa menampung aspirasi panjenengan semua,” jelas Anwar.

 

Disisi lain, Caleg PDI-P dari dapil IV, Winda Pradita menjelaskan, Kabupaten Mojokerto memiliki alam dan budaya yang luar biasa. Niatnya maju caleg ingin mengambil bagian dari perjuangan untuk menjadikan masyarakat Kabupaten Mojokerto sejahtera dan makmur.

Baca Juga :  Polres Malang Berhasil Amankan Dua Tersangka Spesialis Pembobol Sekolah saat Libur Lebaran

 

“Saya maju caleg ingin ambil bagian perjuangan untuk mensejahterakan masyarakat Mojokerto,” harapnya.

 

Winda memohon doa restu dari Prof. Dr. K.H. Asep Saifuddin Chalim agar bisa menjadi DPRD Kabupaten Mojokerto.

 

“Saya hadir disini, maju caleg DPRD Kabupaten Mojokerto dengan penuh rasa suka cita agar diberi kelancaran dan kemudahan sehingga sukses jadi dewan. Mohon doa restu dari guru bangsa, panutan dan tokoh inspiratif yaitu Romo Kyai Asep,” harap Winda yang merupakan istri dari Kades Sawo.

 

Sementara itu, Prof. Dr. KH Asep Saifuddin Chalim mengatakan, jika ingin menjadikan Kabupaten Mojokerto itu maju, adil dan makmur, harus diawali dengan seorang Bupati yang berorientasi untuk kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat, bukan orientasi untuk kepentingan pribadi dan memperkaya diri sendiri.

 

“Kalau Kabupaten Mojokerto ingin maju adil dan makmur, maka yang jadi Bupati harus orang yang amanah, jujur dan berorientasi memberi kemanfaatan bagi masyarakat, bukan orientasi mencari modal untuk mengembalikan pemodal saat daftar pilkada,” jelas Kyai Asep.

Baca Juga :  Satreskrim Polres Aceh Timur Amankan Pelaku Percobaan Pembunuhan dan Penganiayaan di Idi Cut

 

Masih kata Kyai Asep, tak hanya Bupatinya yang harus peduli rakyat, untuk menjadikan Mojokerto maju, adil, makmur, tapi juga di dukung oleh DPRD yang siap memperjuangkan hak hak masyarakat.

 

“Bupati dan DPRD harus sama sama orientasi memberikan kesejahteraan masyarakat, jangan sampai penduduknya sengsara, terbebani hutang, tak bisa makan, tak bisa menyekolahkan anaknya, bahkan kalau bisa masyarakat dipermudah dalam pernikahan, biaya digratiskan,” terang Kyai Asep. (Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *