Majalahglobal.com. HALSEL – Sebagian organ tubuh milik Almarhum Asri Iskandar Alam (27) Warga Mayarakat Desa Kasiruta Dalam (Kasdam) Kecamatan Kasiruta Timur Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) diduga kuat di bunuh dengan cara dimutilasi pada tanggal 1 Mei 2022 itu,
Di Autopsi pada tanggal 12 juni 2022 oleh team Forensik Biddokkes Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) berjumlah tiga orang, diduga membohongi publik. Selasa/02/08/22.
Pasalnya; dr. Denny ,Sp.F,M.Kes selaku perwakilan tim forensik Polda Sulsel usai melakukan Autopsi di konfirmasi pada media Majalaglobal.com. biro Halsel dirinya menjanjikan kurang lebih satu (1) bulan hasilnya Autopsi tibah di Halsel.
Untuk sampel yang di ambil akan di periksa DNA dan ke Laboratorium dan hasilnya di sampaikan ke penyidik kepolisian Polsek Indari (Halsel) kurang lebih satu (1) bulan lamanya. Kata (Denny) beberapa waktu lalu.
Anehnya, Autopsi yang di lakukan team forensik biddokkes Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) sudah memasuki 53 hari atu seminggu lagi sudah masuk dua (2) bulan Namun hasil Autopsi belum ada titik terang hingga saat ini.
” Semntara dr. Denny ,Sp.F,M.Kes selaku team forensik biddokkes Polda (Sulsel) di konfirmasi
Media ini melalui pesan chat WatsAAp mengatakan sampel yang di bawah ke Pokda sulawesi Selatan (Sulsel) di periksa ke Laboratorium (Lap) Universitas Hasannudin (Unhas).
Sampai hari ini sampel yg dikirim ke lab DNA dan Lab Unhas blm ada jawaban jadi hasil visum belum dapat kami rampungkan. Kata (Denny) pada 9 Juli 2022.
Lanjut ia, Untuk waktu berapa lama kalau sudah ada hasil dari dua tempat di visum akan kami rampungkan dan serahkan ke penyidik.
Dengan begitu kembali dikonfirmasi Awak Media ini pada tanggal 29 Juli 2022 Namun hasil Autopsi masih juga Nihil. jadi Sampai hari ini saya belum menerima hasilnya. Ucap (Denny). (Kandi)










