Salurkan Kreativitas, WBP Lapas Kotaagung Buat Kursi dari Drum Bekas Bermotif Lukisan

Salurkan Kreativitas, WBP Lapas Kotaagung Buat Kursi dari Drum Bekas Bermotif Lukisan
Salurkan Kreativitas, WBP Lapas Kotaagung Buat Kursi dari Drum Bekas Bermotif Lukisan

Tanggamus,majalahglobal.com – Kreativitas merupakan salah satu anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa kepada manusia yang patut kita syukuri. Begitu juga dengan salah satu Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Kotaagung ini, Ia menyalurkan ide kreatifnya dengan cara membuat lukisan di kursi, Kamis (14/7).

 

“Memberikan fasilitas terhadap penyaluran kreativitas bagi warga binaan Kami merupakan satu hal penting dalam proses pembinaan yang dilakukan. Karena bagi mereka, meskipun raga masih di balik jeruji, tiada penghalang untuk selalu berkreativitas tanpa batas secara positif,” ujar Kalapas Kotaagung, Beni Nurrahman.

 

Menurut salah seorang warga binaan berinisial AL yang sedang melukis kursi tersebut, Ia mengaku sangat senang sudah diapresiasi dan dibantu untuk mengekspresikan hobi dan imajinasinya dalam penyediaan media yang cukup unik itu.

Baca Juga :  Karutan Kelas IIB Kota Agung Gelar Razia Narkoba Mendadakan...!!!

 

“Kursi dari drum bekas yang menjadi media yang dilukis ini menjadi tantangan tersendiri bagi saya untuk meningkatkan kemampuan melukis, karena bentuknya yang unik (melengkung dan bergelombang).”, ungkapnya.

 

Sebelumnya, kursi yang menjadi media lukis WBP tersebut merupakan hasil tangan terampil dari WBP lainnya. Dengan ide kreatif yang dimiliki WBP, drum bekas tak terpakai dapat disulap menjadi kursi sederhana untuk digunakan sebagai tempat duduk sehari-hari. Ada pun proses pembuatan kursi dan melukis tersebut dilakukan di Klinik Pancasila, Lapas Kelas IIB Kotaagung.

 

Beni melanjutkan, dengan adanya karya-karya tersebut, diharapkan dapat memberi harapan sekaligus memotivasi warga binaannya untuk berjiwa entrepreneur. Dengan demikian, ketika telah selesai menjalani masa pidana dan kembali ke masyarakat, WBP itu dapat kembali kehidupan secara normal dalam memenuhi kebutuhan ekonominya menggunakanbekal keterampilan yang telah didapatkan di dalam Lapas. (iswandi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *