Febriana Meldyawati Berikan Beasiswa Pendidikan Kepada Atlet Berprestasi

Febriana Meldyawati Berikan Beasiswa Pendidikan Kepada Atlet Berprestasi
Febriana Meldyawati Berikan Beasiswa Pendidikan Kepada Atlet Berprestasi

Majalahglobal.com, Mojokerto – Anggota DPRD Kota Mojokerto, Febriana Meldyawati, S.H. memberikan beasiswa pendidikan S-1 kepada Hendra Aditya atlet peraih emas Porprov Situbondo.

 

Febriana Meldyawati menjelaskan bahwa program beasiswa ini adalah program pribadi yang temanya memang berbeda-beda. Kemarin pernah memberikan diklat animasi bagi yatim piatu dan beasiswa untuk hafidz dan hafidzah.

 

“Kembali ke Atlet berprestasi. Saya selaku Pembina Judo Kota Mojokerto mengapresiasi Prestasi Judo Kota Mojokerto karena kemarin berhasil menduduki 3 posisi besar perolehan medali Judo. Intinya pembinaan olahraga harus berkelanjutan dan disupport oleh semua pihak terutama Pemerintah Kota Mojokerto agar raihan prestasi ini bisa lebih baik lagi, apalagi tahun depan Kota Mojokerto akan menjadi tuan rumah Porprov,” ungkap Politisi asal PDIP ini, Rabu (13/7/2022).

 

Febriana menyampaikan bahwa Beasiswa Pendidikan kepada Hendra Aditya ditanggung hingga Hendra Aditya lulus S-1 di Universitas Mayjend Sungkono Kota Mojokerto.

 

“Kebetulan saya kuliahkan di Universitas Mayjend Sungkono Kota Mojokerto karena saya ingin berdayakan kampus lokal yang secara akreditasinya sudah diakui baik,” terangnya.

 

Sementara itu, Hendra Aditya sangat tidak menyangka kalau akan mendapatkan beasiswa pendidikan dari Ibu Febriana Meldyawati.

 

“Jadi saya diberitahu Bu Melda saat ada acara forum sosialiasi di Hotel Raden Wijaya, kebetulan ibu saya juga ada di momen tersebut. Saat diberitau masalah beasiswa tersebut, saya sungguh bahagia sampai tidak tau harus bagaimana mengekspresikan kebahagiaan tersebut,” ujarnya, Rabu (13/7/2022).

 

Hendra menceritakan bahwa untuk meraih medali emas di ajang Porprov di Situbondo tidaklah mudah. Banyak hal yang harus dikorbankan.

 

“Saat itu, saya masih bekerja di perusahaan retail dan ada pemberitahuan bahwa saya diikutkan Porprov dan menjadi tim Judo Kota Mojokerto serta saya diberi target Emas oleh Bapak Ketua Judo Kota Mojokerto. Mau tidak mau saya harus meninggalkan pekerjaan saya agar bisa mengikuti latihan intensif 5 hari dalam 1 minggu dan kadang ada tambahan latihan lainnya,” paparnya.

 

Hendra memaparkan seiring berjalannya waktu, akhirnya dirinya mendapat Training Center di Jawa Barat selama 2 minggu dan di Jawa Barat mental dan fisiknya benar-benar ditempa. Latihan pagi dan sore selama 14 hari di 3 Kota yang berbeda. Judo Institut Bandung 9 Hari, Padepokan Judo Taruna Karawang 3 hari, Unitex Judo Club Bogor 2 hari.

 

“Tentunya di 3 kota itu saya mendapatkan partner sparing yang sangat hebat sehingga mampu mengupgrade skill dan mental dalam bertanding. Tak lepas dari itu semua, saya ada 2 pelatih yang sangat hebat dalam mendidik Timnya yakni Sensei Hevrilia Windawati dan Sensei M. Syaiful Raharjo. Banyak air mata dan keringat serta luka. Saat mendapatkan medali emas, yang saya ingat hanya kedua orang tua, pelatih dan Tim Judo Mojokerto,” ujarnya. (Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *