Plato Foundation dan UNICEF Gelar Rapat Koordinasi Penguatan Program RCCE

 

SIDOARJO,majalahglobal.com – Dalam rangka peningkatan cakupan imunisasi, percepatan pencegahan stunting dan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Kabupaten Sidoarjo, PLATO Foundation dan UNICEF mengadakan rapat koordinasi penguatan program RCCE (Risk Communication& Community Engagement).Kegiatan yang berlangsung pada Senin (11/7/2022), pukul 08.00 wib – 12.00 wib di News Hotel Sidoarjo ini dihadiri oleh peserta dari unsur pentahelix (pemerintah, akademisi, media, organisasi masyarakat dan dunia usaha).

Telah hadir beberapa Narasumber diantaranya adalah Dr. Heri Soesanto, SH, MH, selaku Kepala BAPPEDA Sidoarjo, Sri Andari E, SKM, MM, selaku Kabid Kesmas DinKes Sidoarjo, Dita Amalia, S. Sos, M.Psi, selaku Direktur PLATO Foundation serta dimoderatori oleh Laura Navika Yamani, Dosen FKM Unair.

Plato Foundation dan UNICEF Gelar Rapat Koordinasi Penguatan Program RCCE
Plato Foundation dan UNICEF Gelar Rapat Koordinasi Penguatan Program RCCE

Adapun peserta aktif yang terlibat dalam kegiatan tersebut adalah Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sidoarjo, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Sidoarjo, TP PKK Kabupaten Sidoarjo, Universitas NU Surabaya (Unusa), Universitas Muhammadiyah Kabupaten Sidoarjo, Aisyiyah Kabupaten Sidoarjo, Fatayat NU Kabupaten Sidoarjo, Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia, Forum Anak Kabupaten Sidoarjo, LPIKIPI, APSAL Kabupaten Sidoarjo, Perwakilan Media, dan Tim RCCE.

Program RCCE ini hadir untuk merespon dampak COVID-19 dimana akses layanan kesehatan esensial banyak yang terhambat. Sehingga membutuhkan penanganan yang komprehensif, termasuk melalui berbagai upaya promosi perilaku pencegahan dan mengakses layanan kesehatan yang dibutuhkan.

Isu yang diusung dalam Program RCCE ini beberapa diantaranya terkait cakupan imunisasi, PHBS, pencegahan stunting dan Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) bagi remaja perempuan.

Plato Foundation dan UNICEF Gelar Rapat Koordinasi Penguatan Program RCCE
Plato Foundation dan UNICEF Gelar Rapat Koordinasi Penguatan Program RCCE

Pemerintah telah berkomitmen untuk mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya melalui berbagai upaya untuk mencegah terjadinya suatu penyakit.

Dr. Heri Soesanto, SH, MH, selaku Kepala BAPPEDA Sidoarjo menyampaikan bahwa Pemerintah memiliki misi yaitu membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter melalui peningkatan akses pelayanan di bidang pendidikan, kesehatan serta kebutuhan dasar lainnya,”terangnya.

Baca Juga :  Didukung Kementerian PAN RB, Inovasi Kopi Pahit Siap Diaplikasikan Keseluruh Puskesmas Sidoarjo

“Kebijakan dan Dukungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam Program Pencegahan Stunting ini harus dilakukan secara bersama-sama dan tidak sendiri- sendiri, dengan menuju satu tujuan yaitu penurunan stunting yang kegiatannya disesuaikan dengan tupoksinya,”paparnya.

Sri Andari E, SKM, MM, selaku Kabid Kesmas DinKes Sidoarjo menyampaikan strategi dan praktik baik dalam promosi kesehatan program imunisasi, gizi dan PHBS, ada 2 Program Aksi yaitu mengembangkan sistem jaringan gizi dan tumbuh kembang anak, serta mengembangkan reformasi sistem kesehatan,”ungkapnya.

“Stunting dapat dicegah yaitu diberikan ASI dan MPASI, akses air bersih dan fasilitas sanitasi, pemenuhan kebutuhan gizi bagi ibu hamil dan memantau pertumbuhan balita di posyandu”, terangnya.Perluasan objek intervensi merupakan kunci penurunan stunting, dan solusi untuk permasalahan yang terjadi di masyarakat berada di depan mata kita,”imbuhnya.

Dita Amalia, S. Sos, M.Psi, selaku Direktur Utama PLATO Foundation memaparkan gambaran Program RCCE di Jawa Timur, program ini sebagai salah satu pilar penting dalam upaya pencegahan perilaku berisiko. PHBS perlu digaungkan dan diterapkan dalam keluarga karena merupakan aset/ modal utama pembangunan di masa depan. Serta pendekatan harus ditujukan kepada seluruh masyarakat secara inklusif sebagai sistem pendukung untuk memperkuat perilaku pencegahan,”terangnya.

Dalam kegiatan tersebut Ni Made Dharmika, S.Psi, psikolog, adalah salah satu perwakilan Perkumpulan Himpunan Wanita Penyandang Disabilitas Indonesia mengungkap beberapa permasalahan seperti,data pilah terkait disabilitas mulai dari level desa belum ada. Sarana dan prasarana kebersihan atau sanitasi belum mudah diakses untuk disabilitas (misal ukuran toilet umum sempit untuk akses kursi roda). Layanan terapi tidak tersedia di puskesmas sehingga anak-anak yang mengalami masalah tumbuh kembang (indikasi disabilitas) tidak tertangani, posyandu perlu menjangkau disabilitas (sesuai data pilah), selama ini komunitas- komunitas penyandang disabilitas kurang dilibatkan dalam gerakan kesehatan terutama kepada perempuan disabilitas.

Baca Juga :  Kembangkan Jiwa Entrepreneur Siswa, SMA Antartika Fasilitasi Siswa dengan Gedung Sarpras
Plato Foundation dan UNICEF Gelar Rapat Koordinasi Penguatan Program RCCE
Plato Foundation dan UNICEF Gelar Rapat Koordinasi Penguatan Program RCCE

Hal yang menarik dalam penutupan acara tersebut, di tutup oleh dr. Zuhaidah, M.Kes, selaku Sekretaris Dinas Kesehatan yang mana dalam penutupannya, menghimbau kepada seluruh pihak untuk bersinergi mensukseskan Program RCCE, sebagai program yang mendukung upaya pemerintah untuk membangun perilaku sehat pada masyarakat Sidoarjo. Arahan ini ditutup dengan pantun yang membuat seisi ruangan menjadi hidup.

Semoga tujuan dari kegiatan Rapat Koordinasi ini dapat tercapai, yaitu untuk memperkuat Program RCCE di Kabupaten Sidoarjo sebagai program yang mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta untuk mensinergikan program melalui koordinasi dan kerjasama seluruh pihak demi tercapainya keberhasilan program- program yang sejalan dengan isu yang diusung dalam Program RCCE di Kabupaten Sidoarjo.
(Ldy/mg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *