SIDOARJO – Pemerintah Desa Kebaron Kecamatan Tulangan,sebagai desa yang penuh terobosan untuk mengembangkan program – program desa diantaranya pembenahan sistem pelayanan publik yang transparan dan terbuka buat masyarakatnya.Senin,(14/3/2022).

Secara tiba – tiba mendapatkan suatu kehormatan dari Kodim 0816 Sidoarjo dan bekerjasama dengan Koramil 0816/05 Tulangan mengadakan program kampung Pancasila dalam penilaian mengenai kampung yang bisa bekerja sama dengan 3 unsur yang terkait di wilayah kecamatan tulangan,dengan sosialisasi dari kandungan Pancasila tersebut.
Selaku tim pelaksana dan penilaian kampung Pancasila disampaikan oleh Kapten CHB.Kamsuri
Bahwa pemerintahan desa harus bersinergi dengan TNI/POLRI untuk bisa menjalankan dengan baik untuk menyelesaikan permasalahan di desa tersebut,dengan menggunakan toleransi dari butir – butir Pancasila dari sila Pancasila,dengan program yang diadakan oleh tim Kodim ini supaya masyarakat bisa lebih damai dan selalu rukun,serta menjaga solidaritas antar warga.

Sedangkan H.Suwito menyampaikan atas nama pemerintah desa kebaron mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya dengan inisiatif pencanangan Desa Kebaron sebagai salah satu penilaian Kampung Pancasila,Semoga desa kebaron dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten sidoarjo dan masyarakat yang penuh perbedaan tetapi satu sama lain selalu menjaga kerukunan umat,” terang H.Suwito selaku kepala desa kebaron.

“Kapten C.H.B Kamsuri mengatakan, Kampung Pancasila merupakan julukan untuk desa yang dijadikan contoh penerapan nilai-nilai pancasila,Program Kampung Pancasila dilakukan melalui tiga tahapan, yakni interpretasi, internalisasi, dan aktualisasi pancasila. Sedangkan, proses pelaksanaannya mencakup bidang sosial, budaya, dan ilmiah,”tuturnya saat diwawancari media majalah global.
“Pemerintah memilih desa yang akan diikutsertakan dalam program Kampung Pancasila, dengan melihat tingkat toleransi agama yang tinggi. Kemudian Kampung Pancasila menjadi contoh hidup damai tanpa konflik meskipun terdapat perbedaan agama, suku, dan ras,”paparnya.
“Kamsuri mengharapkan, program Kampung Pancasila adalah meningkatnya dalam kecerdasan masyarakat. Proses interpretasi, internalisasi, dan aktualisasi pancasila akan membentuk pribadi yang unggul,”lanjutnya.

“Kita semua penuh perbedaan karena perbedaan itu penting tetapi bukan berarti kita bermusuhan akan tetapi dengan perbedaan kita harus bersatu dan lebih rukun karena kita merupakan warga negara Indonesia yang terbingkai dengan Bhineka Tunggal Ika.
“Sementara perwakilan kodim 0816 Kapten CHB Kamsuri mengatakan peresmian Kampung Pancasila ini merupakan perintah Pimpinan TNI AD yang turun ke Kodam,Korem dan Kodim.
“Kampung Pancasila mengingatkan rasa bermusyawarah dalam mengambil keputusan untuk tercapainya rasa toleransi masyarakat, saling menghormati dan bekerjasama antar pemeluk agama dan penganut kepercayaan sehingga terbina kerukunan beragama,”tuturnya.
Pembentukan kampung Pancasila sebagai solusi paling tepat, efektif dan efisien untuk percepatan pemulihan ketahanan masyarakat di desa kebaron.
” Dengan Pembentukan kampung
Pancasila diharapkan nilai-nilai sebagaimana terkandung dalam sila-sila Pancasila kembali me-masyarakat dan mampu menciptakan kondisi ketahanan masyarakat
melalui pengamalan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kampung Pancasila akan menjadi wadah berbagai program kegiatan dari berbagai stake holder.
pembangunan baik pemerintah kabupaten dan pemerintah desa.Tatanan Sosial dalam Kampung Pancasila diharapkan mampu menyadarkan mereka yang radikal untuk kembali ke tatanan NKRI,Dengan Pembentukan Kampung Pancasila diharapkan mampu menciptakan kondisi yang aman, tentram di masyarakat sebagai
pra-syarat terlaksananya berbagai program Desa dan kegiatan pemerintah dalam upaya mewujudkan masyarakat adil, makmur dan sejahtera.
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik sebagai Institusi yang bertanggung jawab membantu Bupati dalam menjaga dan menciptakan kondisi masyarakat yang aman,
tentram dan damai berdasarkan nilai-nilai Pancasila dan ke-tata negara-an sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945.
Badan Kesbangpol dalam melaksanakan pembinaan idiologi Pancasila sebagai idiologi negara.

Pembentukan kampung Pancasila sebagai inovasi terobosan kinerja berbasis kebijakan pemerintah daerah yang tertuang dalam Peraturan Bupati tentang Pembentukan kampung Pancasila,
dimana Kesbangpol sebagai Leading Sector pembinaan idiologi Pancasila yang dalam pelaksanaannya akan ter-integrasi melibatkan banyak stake holder,”pungkasnya.(sgi/mg)










