Ketidak Pedulian Pemerintah Desa Kuto Girang Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto Terhadap Warganya

 

MOJOKERTO – Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) merupakan salah satu kategori Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) karena tidak dapat melaksanakan fungsi sosial sehingga tidak dapat terpenuhi kebutuhan hidupnya (Jasmani, Rohani, Sosial) secara memadai dan wajar. Selama ini penanganan ODGJ hanya difokuskan pada rehabilitasi mental / jiwa dengan terapi atau obat kimia sebagai penenang, dibandingkan dengan penanganan ketika ODGJ dinyatakan stabil oleh Dokter Spesialis Jiwa dan dibolehkan pulang dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ).

Ketidak Pedulian Pemerintah Desa Kuto Girang Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto Terhadap Warganya
Ketidak Pedulian Pemerintah Desa Kuto Girang Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto Terhadap Warganya

Seringkali pihak keluarga tidak siap menerima kembali anggota mereka yang sudah keluar dari rehabilitasi di rumah sakit jiwa. Faktor yang memicu antara lain adalah pihak keluarga merasa terbebani, malu dengan tetangga, tidak ada yang bisa selalu ada di rumah mengawasi dan merawat anggota keluarganya tersebut dikarenakan takut, dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Kodim 0815/Mojokerto Gelar Apel Pengecekan Personel Paska Libur Lebaran

“Keadaan ini tidak boleh dibiarkan terjadi karena akan mempersulit eks ODGJ untuk memulihkan mental/ jiwanya.

Satu orang saat kami temui di Desa Kuto Girang Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto sebut saja “Khusnul dia telah mengalami kejiwaan dan berasal dari keluarga tidak mampu dan menjadi bahan perbincangan masyarakat desa Kuto girang.

Ketidak Pedulian Pemerintah Desa Kuto Girang Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto Terhadap Warganya
Ketidak Pedulian Pemerintah Desa Kuto Girang Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto Terhadap Warganya

” Pemerintah Desa seharusnya punya peran dan berkewajiban menangani warga yang tidak mampu,lebih- lebih warganya ada yang mengalami gangguan jiwa seperti Khusnul tersebut,menurut keterangan warga setempat yang tidak mau disebutkan namanya dia ( Khusnul ) adalah salah satu warga dusun Jetak kulon. Selama itu dia biasa- biasa saja,karena semenjak ditinggalkan oleh suami dan anaknya menurut keterangan warga dibawa suaminya,dan beberapa bulan kemudian Khusnul telah berubah pemikirannya seakan akan dia mengalami depresi.

Baca Juga :  Persiapan UKP, Personel Kodim 0815/Mojokerto Jalani Pembinaan Fisik
Ketidak Pedulian Pemerintah Desa Kuto Girang Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto Terhadap Warganya
Ketidak Pedulian Pemerintah Desa Kuto Girang Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto Terhadap Warganya

“Warga setempat sangat menyayangkan sekali jika Pemerintah Desa tidak peduli perihal tersebut. ” Saya sangat kecewa sekali mbak dengan Pemerintah Desa kami , dari dulu tidak ada kemajuan di Desa kami ” kata ibu- ibu yang kami rahasiakan identitas nya. Dan warga setempat berharap sekali kepada media ( majalah global ) untuk bisa mendapatkan perhatian perihal kondisi Khusnul,”imbuhnya. (Lidya/mg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *