Mojokerto – H. Muhammad Al Barraa, Lc. M.Hum atau yang akrab Gus Barra terpilih sebagai Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) DPD Kabupaten Mojokerto.
Terpilihnya Gus Barra sebagai Ketua DPD HKTI Kabupaten Mojokerto itu merupakan Hasil Pra Muscab dan Muscab DPD HKTI Kabupaten Mojokerto yang diselenggarakan di Guest House Kampus IKHAC jalan Tirtowening Bendunganjati Pacet Mojokerto pada Sabtu 21 Januari 2021 siang.
Muscab DPD HKTI Kabupaten Mojokerto diatas diikuti oleh utusan dari PAC HKTI tiap-tiap Kecamatan se-Kabupaten Mojokerto. Dari 1 PAC HKTI yang ada hadir 15 PAC.
Peserta menggunakan uniform baju maupun kaos HKTI warna putih wariasi hijau dengan logo HKATI. Hadir dalam Mucab itu Pimpinan HKTI Jawa Timur Sekretaris Waskito, Wakil Ketua I Saiful Azhari dan Bendahara Ida.
Dalam pakta intregitas yang dibacakan oleh pimpinan sidang, Ketua terpilih berkewajiban diantaranya adalah untuk pengadaan Kantor HKTI DPD Kabupaten Mojokerto selama masa bhakti 2021-2026, membuat KTA, melengkapi kepengurusan PAC HKTI diseluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Mojokerto dan pengadaan Koperasi Primer.
Selain terpilih sebagai Ketua DPD HKTI Kabupaten Mojokerto, Albarra juga menjadi Ketua Tim Formatur merangkap anggota, yang diberi tugas untuk Menyusun Kepengurusan DPD HKTI Kabupaten Mojokerto masa bhakti 2021-2026 secara lengkap dalam waktu 30 hari kedepan.
Sidang memutuskan nama-nama 5 formatur terpilih, yaitu AlBarraa, Saiful Azhari, SH, MH, Wendi Susanto, Didik Mulyono dan Imam Baihaqi.
Dalam sambutannya Gus Barraa mengatakan kita akan membuat program kegiatan yang dapat membantu masalah-masalah yang dihadapi para petani, diantaranya kelangkaan pupuk. Kita bicarakan hal ini baik-baik dengan pihak-pihak terkait agar pupuk subsidi tersedia saat dibutuhkan oleh para petani di Kabupaten Mojokerto.
“Bersinergi dengan para pihak terkait dalam mewujudkan ketahanan pangan, termasuk perwujudan Lahan Pertanian Pangan Berkelenjutan sesuai denga UU RI No. 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan berkelanjutan,” ungkap Gus Barra yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Mojokerto.
Lebih lanjut dikatakannya, selain itu untuk membantu dan meringankan beban para petani kita buat KTA atau Kartu Tani. Sehingga para petani dengan mudah mendapatkan pelayanan yang dibutuhkan. Dengan demikian kemudian segala permasalahan yang ada terkait dengan pertanian dan para petani dapat diselesaikan dengan baik.
“Kedepannya Para Petani di Kabupaten Mojoketo para petani dapat hidup layak, sehat usahanya dan sejahtera. Untuk kemajuan HKTI Kabupaten Mojokerto sebagaimana Amanah yag kita terima dari Muscab ini, saya minta dukungan dan kekompakan dari semua pihak khususnya para pengurus. Tanpa dukungan dari para pengurus dan anggota maka kita tidak akan bisa berbuat apa-apa,” tutupnya. (Jay)









