mahkota555

Tertarik dengan Kopdit Pintu Air, Mantan Anggota DPRD Purworejo Masuk Anggota

Tertarik dengan Kopdit Pintu Air, Mantan Anggota DPRD Purworejo Masuk Anggota
Tertarik dengan Kopdit Pintu Air, Mantan Anggota DPRD Purworejo Masuk Anggota

SIKKA – Mantan anggota asal Kutoarjo Kabupaten Purwerejo Yogyakarta, Ignatius Widiarto akhirnya masuk menjadi anggota KSP Kopdit Pintu Air. Ignatius mendaftar menjadi anggota di KCP Yogyakarta. Hal ini dilakukannya karena ketertarikannya kepada Kopdit Pintu Air.

Widiarto, demikian ia biasa disapa mengaku bahwa dirinya mengenal Kopdit Pintu Air dari majalah, tuturnya kepada Ketua Komite KSP Kopdit Pintu Air KCP Yogyakarta, Guido Abong.

Ketika membaca berita tentang Kopdit Pintu Air di majalah itu, Widiarto langsung tertarik dan memutuskan untuk menjadi anggota.

“Saya mengenal Kopdit Pintu Air dari sebuah majalah. Dan ketika mendapat berita bahwa Kopdit Pintu Air membuka KCP Yogyakarta saya langsung ke Yogyakarta untuk mendaftarkan diri meski jarak Kutoarjo-Yogyakarta sekitar 60 km,” ungkap Widiarto.

Diakuinya bahwa sebagai alumni Universitas Negeri Yogyakarta ia tidak merasa sulit mencari alamat kantor Kopdit Pintu Air KCP Yogyakarta tersebut.

Widiarto mengungkapkan ketertarikannya dengan Kopdit Pintu Air karena Kopdit Pintu Air merupakan Kopdit terbesar level nasional. Selain itu ada Dana Solidaritas yang menurutnya sangat besar yaitu, Soldaritas Kesehatan dan Solidaritas Dukacita (Kematian).

Sebagai orang PSE Paroki, dia tahu bahwa di Kutoarjo ada banyak sekali Credit Union. Di Paroki, di sekolah-sekolah, tetapi semuanya kecil-kecil.

“Memang ada satu CU besar milik sebuah gereja tetapi tidak sebesar Kopdit Pintu Air. Kalau ada Kopdit besar dan baik mengapa saya tidak ikut?” tuturnya dengan nada bertanya.

Ketika ditanya lagi manfaat apa yang telah diperoleh dari KSP Kopdit Pintu Air, Widiarto pun bersaksi melalui ponsel cerdasnya ia membaca berita di group WA Kopdit Pintu Air KCP Yogyakarta tentang penyerahan Dana Solidaritas Kesehatan kepada dua pasien anggota KSP Kopdit Pintu Air. Saat itu Widiarto juga sedang dirawat di rumah sakit karena menjalani operasi batu ginjal, pungkasnya.

Dia lalu bertanya didalam group WA tersebut, apakah dia juga bisa mendapatkan dana yang sama karena sudah tiga hari ia terbaring di rumah sakit, sembari mengirimkan foto dirinya saat sedang terbaring lemah di rumah sakit.

Melalui kesaksiannya, Widiarto mengatakan bahwa ia begitu terharu dan bangga dengan KSP Kopdit Pintu Air, karena saat itu juga pihak manajemen langsung menjawab bisa dan memintanya untuk mengirim nomor rekening dan nama banknya. Dan hari itu juga Widiarto menerima bukti transfer dana solidaritas kesehatan ke rekening banknya.

“Karena itu hari ini saya datang dari Kutoarjo ke kantor KSP Kopdit Pintu Air untuk menabung dan mendaftar lagi mertua saya menjadi anggota KSP Kopdit Pintu Air. Jadi, saya isteri dan mertua sudah jadi anggota KSP Kopdit Pintu Air,” tandasnya.

Widiarto juga berkomitmen untuk mengajak teman atau tetangga agar menjadi anggota KSP Kopdit Pintu Air sesuai permintaan dari Ketua Komite, Guido Abong. (Frans Dhena)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *