Mojokerto – Gereja Bethel Indonesia (GBI) Rock Mojokerto setiap menjelang Hari Raya Idul Fitri selalu memberikan bingkisan. Tahun ini merupakan tahun ke 19 GBI Rock membagikan bingkisan lebaran untuk Warga Kota Mojokerto, baik itu untuk tukang becak, warga yang tidak mampu bahkan termasuk camat dan lurah Se-Kota Mojokerto, Sabtu (8/5/2021) di GBI Rock Mojokerto, Jalan Mojopahit Nomor 139 Kota Mojokerto.
Hal ini berkat dukungan kerjasama dari Depot Anda, Apollo Supermall Tulungagung, Olivia Bakery, Gajahkiby Shop, Gajah Fashion Tulungagung, Tirto Agung Motor Mojokerto, Willlow Baby and Kids, Hans Peter Premium Fit, Mitra 10, Ganesha Operation, UD. Mandiri, Bejo Cell, Toko Emas Sumber Djaja dan CV. Dari Teman Sejati.
Panitia menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Penerima paket bingkisan Lebaran dari pintu masuk gereja masuk dengan berjalan kaki dan menjaga jarak antara warga satu dengan warga lainnya. Warga juga di cek suhu badan, melewati bilik disinfektan serta memakai hand sanitizer.
Untuk mendapatkan paket bingkisan Lebaran tersebut, warga harus mengelilingi halaman gereja dan mengambil paket bingkisan Lebaran di depan pintu gereja. Sebelumnya warga yang mendapatkan paket bingkisan pebaran ini menyerahkan kupon yang sebelumnya sudah dibagikan panitia ke lurah, kemudian lurah memberikan kupon tersebut pada warganya yang membutuhkan untuk mendapatkan paket bingkisan Lebaran. Di Kota Mojokerto ada sebanyak 18 kelurahan di tiga kecamatan. Tiap kelurahan dibagi sesuai jadwal, per kelurahan waktunya setengah jam.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan, kedatangan Forkopimda Kota Mojokerto untuk mengecek pendistribusian paket bingkisan Lebaran di tengah pandemi Covid-19. “Kami hadir untuk melihat secara langsung karena sasarannya cukup banyak, ribuan orang,” ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakannya, sehingga Forkopimda Kota Mojokerto ingin memastikan pendistribusian ribuan paket bingkisan Lebaran tersebut sudah sesuai protokol kesehatan apa tidak. Meski berbagi merupakan niat yang baik namun harus tetap mematuhi protokol kesehatan.
“Kami ingin, niat yang baik, niat yang mulia, berbagi kepada sesama ini jangan sampai ketika tidak mentaati aturan yang ada justru akan menimbulkan dampak negarif adanya persebaran pertambahan angka Covid-19 karena melihat sasarannya yang cukup banyak,” ujarnya.
Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto berterima kasih kepada GBI Rock Kota Mojokerto, karena tidak hanya warga Kota Mojokerto yang mendapatkan paket bingkisan Lebaran, namun juga para Asosiasi Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto. Yakni para camat dan kepala kelurahan.
“Kalau itu, secara pribadi dari Pak Daniel dari GBI Rock Kota Mojokerto karena apresiasi dengan camat dan kelurahan yang membantu pendistribusian paket bingkisan Lebaran di wilayah masing-masing,” pungkasnya.
Sementara itu, Pengarah Gempita Gereja GBI Rock, Pdt DR Daniel Pingardi Yoewoni M.Th mengatakan, pembagian paket bingkisan Lebaran untuk warga di Kota Mojokerto tersebut merupakan tahun ke-19.
“Dengan situasi pandemi, kami juga maju mundur karena jumlahnya cukup besar. Namun panitia sudah menerapkan protokol kesehatan dengan baik,” jelasnya.
Menurutnya, dalam pembagian gampang namun mengumpulkan warga di tengah pandemi Covid-19 yang cukup susah. Ada sebanyak 4.000 paket bingkisan Lebaran yang diberikan kepada warga di Kota Mojokerto di tahun ke-19 ini.
“Ini merupakan toleransi dari GBI Rock. Kenapa kita bagikan saat Idul Fitri? Karena sudah banyak dibagikan saat Natal. Di tengah pandemi saat ini tidak gampang, perusahaan butuh dana, toko butuh dana dan kita coba ternyata ini sudah yang ke-19 kali. Kriteria penerima, diserahkan ke pihak kelurahan sehingga sebagai bentuk apresiasi Camat dan Lurah juga mendapat bingkisan berupa Baju Batik dan Sepatu sedangkan untuk yang selain Camat dan Lurah adalah bingkisan sembako,” tutupnya. (jay)










