Polres Mojokerto Launching Program Inovasi “Mesra”

Polres Mojokerto Launching Program Inovasi "Mesra"
Polres Mojokerto Launching Program Inovasi "Mesra"

Majalahglobal.com, MOJOKERTO – Polres Mojokerto melaksanakan kegiatan launching untuk terobosan kreatif mendukung Polri yang presisi yaitu Mesra (MojokErto Sehat dan tertib RamadAn), Selasa (13/4/2021) di Mapolres Mojokerto.

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dengan mengedepankan tiga pilar yaitu TNI Polri dan Pemerintah Daerah beserta Stakeholder terkait yang tergabung dalam Forkopimda.

“Pelaksanaan kegiatan Mesra ini kita aplikasikan dalam rangka untuk menertibkan Ramadan dalam rangka untuk kepatuhan disiplin masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, dimana dari Bhabinkamtibmas kami dengan Babinsa dari rekan-rekan TNI akan bersinergi bersama kepala desa dari unsur pemerintahan untuk melaksanakan kegiatan pemantauan di masjid-masjid dan juga kegiatan di seluruh kegiatan masyarakat yang ada di Kabupaten Mojokerto,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakannya, kegiatan ini juga akan bersinergi dengan para alim ulama para kyai dalam rangka untuk bisa memberikan arahan-arahan untuk peningkatan edukasi pentingnya disiplin dalam rangka untuk kepatuhan mematuhi protokol kesehatan, seperti contohnya melaksanakan aplikasi pelaksanaan arahan dari Kementerian Agama yang mana Menteri Agama sudah mengeluarkan keputusan Menteri Nomor 03 tahun 2021 dengan beberapa poin-poin yang harus kita laksanakan dalam melaksanakan kegiatan Ramadhan ini.

“Alhamdulillah kita bisa melaksanakan kegiatan Salat Tarawih dan juga kegiatan salat Idul Fitri dan juga kegiatan-kegiatan yang bersifat Ramadan namun ada pembatasan seperti contohnya dalam setiap masjid ada 50% saja untuk jamaah yang bisa melaksanakan kegiatan, namun ada beberapa hal yang harus kita laksanakan untuk mengantisipasi adanya lebih dari 50% jamaah yaitu kami dari forkopimda juga nanti koordinasi dengan rekan-rekan forkopimda dari Kecamatan untuk menyiapkan terpal dan memasangkan terpal di depan masjid yang apabila dalam kapasitas di dalam masjid melebihi dari 50% akan di persilahkan untuk di depan masjid namun tetap pelaksanaannya berjamaah bersama-sama,” tandasnya.

Masih kata Dony, ini adalah salah satu bentuk kebersamaan kita dan saya berharap seluruh warga masyarakat juga paham dengan adanya kebijakan pemerintah ini karena semata-mata untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh warga masyarakat.

“Tadi malam kami sudah melakukan pengecekan tarawih pertama di wilayah Desa Gayaman Kecamatan Mojoanyar yaitu Masjid Darul Huda. Alhamdulillah Masjid Darul Huda sudah melaksanakan sesuai dengan apa yang diharapkan oleh Bupati dan seluruh stakeholder terkait,” tutupnya. (jay)

Exit mobile version