Majalahglobal.com, MOJOKERTO – ORMAS HARIMAU MAJAPAHIT selalu mengawal Pemerintahan IKBAR, artinya mengawal program-program yang di tawarkan dalam kampanye.
“HARIMAU MAJAPAHIT mencium aroma Jual Beli Jabatan dan pengaturan Proyek hal ini tidak sesuai dengan apa yang di sampaikan dalam kampanye IKBAR, ini penyakit lama yang kambuh!! oleh karena itu HARIMAU MAJAPAHIT akan selalu mengawal dan selalu mengawasi kalau itupun terbukti kita akan Laporkan ke jalur Hukum, kita sudah memasang perangkap dan menyebar Harimau-harimau pengintai keseluru jajaran,” kata Sekjen ORMAS HARIMAU MAJAPAHIT, RUDI WAHYUDIANA yang juga tokoh LSM di Jawa Timur ini, saat di temui di sela-sela Rapat Koordinasi Nasional di Pacet, Minggu (28/3/2021).
Rudi juga mengatakan “Saya akan usulkan adanya Proses lelang secara terbuka atau fair play sehingga masyarakat tau bahwa IKBAR menepati janji kampanyenya karena dengan proses lelang jabatan itu, praktik jual beli jabatan bisa di antisipasi adanya oknum yang bermain,” jelasnya.
Kasus praktik jual beli jabatan Rawan saat ini, Karena Pemerintahan IKBAR berhak untuk mutasi jabatan dalam 6 bulan kedepan.Dari informasi yang berkembang, praktik itu menjadi hal yang biasa dilakukan di lingkungan birokrasi.
Praktek jual beli jabatan dan pengaturan proyek bisa saja di lakukan oknum yang mengatasnamakan TIMSES IKBAR atau orang dekat Bupati atau Wakil Bupati atau dari Partai pengusung, sehingga rawan hal itu terjadi.
“Saat ini kami HARIMAU MAJAPAHIT mengajak semua elemen Di Mojokerto untuk mengawasi Praktek-praktek Kotor itu,jika mengetahui informasi apapun segera lapor ke kami,” katanya.
“HARIMAU MAJAPAHIT juga membuka POSKO pengaduan jika di temukan praktek -praktek tersebut, intinya segala cara untuk mengawal IKBAR agar menjadikan Mojokerto Maju Adil dan Makmur.Harimau Majapahit akan mengusulkan agar melaksanakan lelang jabatan adanya proper tes dan uji kelayakan,” tambahnya
“Dengan proses yang transparan dan membuka pintu pengawasan selebarnya kepada publik, praktik suap menyuap untuk memperoleh jabatan dan proyek menjadi tertutup,” tutup Rudi. (jay)










