mahkota555

Masih Banyak yang COD Dini Hari, Ini Pesan Wakil Ketua Dewan

MOJOKERTO – majalahglobal.com : Hatta Amrullah, Kabid Ketentraman dan Ketertiban Satpol PP menghimbau agar warga yang melakukan COD memilih tempat yang aman dan tidak ditempat yang sepi. “Jangan sendirian dan jangan terlalu malam apalagi di tempat sepi,” ungkapnya.
Hatta juga mengatakan, pol PP pernah menjumpai perempuan melakukan COD pada pukul 11 malam. “Seperti ini kan rawan, kita mau tanya jual apa sungkan, akhirnya kita balik tanya mau beli apa kok jam segini, malam-malam, perempuan, sendiri lagi,” ungkapnya.
Hatta juga mengatakan, pihaknya terus melakukan patroli di beberapa titik rawan, baik rawan asusila, miras, narkoba, termasuk rawan bila dijadikan tempat COD. “Ada tiga titik rawan, yakni jembatan Rejoto, Logging Track dan belakang SMPN 5 kawasan Meri,” pungkasnya.
Sekedar informasi, seorang pria bernama Taufik (24) ditemukan tewas Senin dinihari (21/05) sekitar pukul 01.00 WIB di Pekalongan Jawa Tengah. Taufik menjadi korban penusukan saat bertemu dengan orang yang akan membeli HP-nya dengan cara COD. HP-nya dirampas, korban dianiaya hingga tewas.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto Junaedi Malik mengatakan “Menciptakan keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat harus terus menerus di gencarkan Satpol PP selaku dinas terkait di harapkan agar lebih meningkatkan lagi pengawasannya terhadap beberapa tempat yang menjadi titik rawan di kota, rawan terjadi kriminalitas, peredaran miras,narkoba, kenakalan remaja, penyimpangan moralitas dan penyakit masarakat lainnya,” urainya, Senin (28/08/2018).
Selain itu, Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto Junaedi Malik juga mengatakan “Antisipasi kewaspadaan dan pencegahan dini harus terus bisa di gerakkan demi menciptakan suasana aman nyaman dan kondusif untuk masyarakat. Apalagi ada tambahan jumlah personil Satpol PP satu tahun terakhir ini melalui rekrutmen tenaga kontrak dengan bertambahnya personil kami harapkan lebih bisa memperluas jangkauan pengawasan Satpol PP untuk bisa mendeteksi dini potensi kerawanan beberapa tempat yang menjadi titik rawan di kota,” tutupnya. (Jayak Mardiansyah/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *