HOME // Advertorial // Berita Mojokerto // Uncategorized

Masih Banyak Tempat Yang Rawan Prosititusi & Kriminalitas, Ini Tanggapan Wakil Ketua Dewan

   Pada: Mei 28, 2018
MOJOKERTO – majalahglobal.com : Di kawasan kota Mojokerto ternyata masih ada beberapa lokasi yang masih gelap, tidak ada penerangan jalan umum (PJU) dan rawan terjadi kriminalitas juga rawan terjadi prostitusi.
Sebut saja, di belakang SMPN 5, kawasan Meri, Kecamatan Kranggan, jalan tuang sepanjang lebih dari 500 meter ini gelap gulita dan sangat sepi, hampir tiap hari banyak muda-mudi berpacaran. Bahkan Sabtu tadi malam (26/05/2018) Pol PP mengamankan pasangan muda-mudi asal Kutorejo, Kabupaten Mojokerto yang bermesraan sekitar pukul 23:00 WIB.
“Lokasi ini menjadi atensi kami, karena terdeteksi rawan kriminalitas dan rawan prostitusi, tiap hari juga kita lakukan patroli secara periodik,” Ungkap Hatta Amrullah, Kabid Ketentraman dan Ketertiban Satpol Pp Kota Mojokerto. 
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto Junaedi Malik mengatakan “Harus di gencarkan patroli rutin dengan penjadwalan waktu yg tepat dan lokasi yg tepat kapan dan di mana potensi kerawanan itu biasa terjadi, sehingga adanya patroli rutin dengan jadwal yang sudah di tetapkan tersebut dengan di barengi ketegasan penegakkan aturan di lokasi titik rawan diharapkan menjadi efek jera bagi siapapun yang berpotensi melakukan gangguan kamtibmas maupun penyalah gunaan miras narkoba dan penyimpangan moral di samping patroli keliling juga di butuhkan personil yang siap untuk stand by pengamanan di beberapa tempat titik rawan tersebut yang siap dengan sistem piket sehingga lebih memaksimalkan pengawasan setiap hari, setiap jam, setiap saat,” jelasnya, Senin (28/05/2018).
Selain itu, Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto Junaedi Malik juga mengatakan “Hal ini di butuhkan sarana yang menunjang yaitu penyediaan pos pantau Satpol PP secara permanen di beberapa tempat yg rawan potensi gangguan kamtimbas tersebut. Satpol PP juga harus melakukan koordinasi dan sinergi dengan dinas tekait untuk memenuhi sarpras di beberapa tempat tersebut, misal penambahan PJU agar tempat yang di maksud bisa terang benderang karna hal ini sangat efektif untuk mengendalikan dan mengurangi potensi rawan di beberapa tempat tersebut juga di butuhkan adanya tulisan himbauan untuk meningkatkan kewaspadaan diri yang terpampang jelas di beberapa tempat tersebut dengan mencantumkan call center Satpol PP yang bisa di akses dengan cepat oleh masyarakat kalau ada potensi gangguan kamtibmas dan penyalahgunaan miras narkoba dan masalah moral agar bs segera bisa tertangani dengan baik oleh pihak terkait,” bebernya. (Jayak Mardiansyah/Adv)

,





Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.