HOME // Berita Banyuwangi // Uncategorized

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan(LHK) Siti Nurbaya Menyerahkan Piagam Cagar Biosfer Dunia Kepada Bupati Banyuwangi

   Pada: Agustus 11, 2017

BANYUWANGI – majalahglobal.com : Penyerahan Piagam Cagar Biosfer Dunia kepada bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, dilakukan  pada puncak Peringatan Hari Konservasi Alam Nasional di Taman Nasional Baluran Situbondo, Kamis(10/8). Acara tersebut turut dihadiri Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution. Piagam tersebat diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan(LHK) Siti Nurbaya kepada Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Taman Nasional Alas Purwo dan Taman Wisata Alam Gunung Ijen ditetapkan sebagai Cagar Biosfer Blambangan bersama dengan TN Meru Betiri dan TN Baluran yang letaknya juga beririsan dengan Banyuwangi.

,

Cagar Biosfer(Biosphere Reserves), merupakan situs yang ditunjuk oleh berbagai negara melalui kerja sama program MAB-UNESCO untuk mempromosikan konservasi keanekaragaman hayati dan pembangunan berkelanjutan. Penetapan Cagar Biosfer Blambangan dilakukan pada sidang International Coordinating Council (ICC) Program MAB (Man and The Biosphere) UNESCO ke 28 di Kota Lima, Peru, 2016 lalu.  Cagar Alam Blambangan menjadi cagar biosfer ke 11 yang dimiliki Indonesia.

Menko Darmin Nasution memaparkan, “Upaya konservasi membutuhkan leadership yang kuat dari seorang pemimpin. Selain itu juga diperlukan standar pemeliharaan konservasi dan pengelolaan konservasi untuk peningkatan kesejahteraan di sekitar hutan. Pengelolaan konservasi di sebuah daerah tidak akan berhasil tanpa adanya leadership dari pemimpin setempat. Perlu adanya peran dan dukungan dari Pemda untuk mewujudkan pengelolaan konservasi yang ideal.”

Sedangkan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menerangkan, “Penetapan Cagar Biosfer Blambangan pada dua situs alam Banyuwangi semakin menguatkan komitmen Banyuwangi dalam mengususng konsep pariwisata ekoturisme. Dimana pengembangan pariwisatanya dilakukan berdasar pada kelestarian lingkungan dan harmoni dengan masyarakat. Ini juga akan menjadi promosi yang strategis bagi Banyuwangi karena cagar Biosfer Blambangan masuk dalam jaringan cagar biosfer dunia.  Ada 120 negara yang  menjadi anggota MAB-UNESCO yang setiap tahunnya melakukan pertemuan dan sharing tentang cagar budaya biosfer.

Dan Mentri LHK Siti Nurbaya menegaskan bahwa sebagai bentuk konservasi yang dilakukan pemerintah terkait satwa yang dilindungi adalah dengan pelepas liaran kembali ke habitatnya.

Sementara itu pada acara puncak Hari Konservasi Alam Nasional tersebut tersebut Menko Darmin dan Menteri Siti Nurbaya melakukan pelepas liaran beberapa jenis satwa yang dilindungi. Ada sepuluh ekor satwa yang dilepasliarkan yaitu 5 ekor Merak Hijau, 4 ekor Elang Alap Jambul dan satu Elang Brontok. Dan acara tersebut akan dilanjutkan dengan Pembukaan Festival Taman Nasional dan Taman Wisata Alam Indonesia 2017 yang dilangsungkan di Gesibu, Blambangan, Banyuwangi. (Andi)





Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.