HOME // Berita Banyuwangi // Uncategorized

Jalan Rusak ke Tambang Emas Tumpangpitu Diperbaiki

   Pada: Februari 1, 2017
BANYUWANGI – majalahglobal.com : Kerusakan jalan yang menuju  lokasi tambang emas Gunung Tumpangpitu, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, mulai dilakukan perbaikan. Sebelumnya, warga sempat berunjuk rasa menuntut segera dilakukannya perbaikan jalan di kawasan itu.
     
Perbaikan jalan yang rusak tersebut dilakukan dengan meninggikan pondasi jalan sekitar 30 cm. Tidak hanya ditinggikan, jalan juga dipadatkan hingga rata menggunakan batu halus (base course).
    
“Ini inisiatif kita. Kerusakan jalan bukan dari kendaraan berat kami. Tapi kita perbaiki. Ini demi masyarakat agar perekonomian lancar dan tidak ada kecelakaan. Sempat tertunda karena cuaca sering hujan beberapa hari ini,” kata Senior Manager External Affairs PT Bumi Suksesindo (BSI), Bambang Wijonarko, Sabtu (28/1).
    
Perbaikan jalan ini, menurut Bambang, menjadi prioritas bagi PT BSI dalam Corporate Social Responsibility (CSR) tahun ini. PT BSI pada tahun 2017 ini, menganggarkan Rp 12 miliar. Anggaran tersebut terbagi dalam 47 CSR di bidang infrastruktur.
    
“PT BSI akan memprioritaskan pembangunan jalan yang rusak ataupun yang belum tersentuh pembangunan dan perbaikan. Kita bagi dan sisanya 40 persen untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujar Bambang Wijonarko.
    
Bambang mencontohkan, perbaikan jalan di dekat jembatan SMP 2 Sumberagung, yang rusak imbas proyek pembangunan Pelabuhan Pancer, Pesanggaran. Kondisi jalan tersebut rusak parah hingga berlubang hampir 30 sentimeter. Parahnya lagi, jalan berlubang itu mencapai 500 meter dan sudah berlangsung hampir setahun.
    
Tak hanya itu, proyek pengerasan jalan desa dengan sistim Base Coarse sepanjang 4,4 kilometer yang dikerjakan sejak 2016, di Desa Pesanggaran, Kecamatan Pesanggaran beberapa waktu lalu juga menjadi bagian CSR PT BSI.
    
Selain infrastuktur jalan, dana CSR juga menyisir 47 infrastuktur lain, diantaranya terdiri dari sarana dan prasarana pendidikan, akses jalan serta tempat ibadah. Untuk pelaksanaanya, tersebar di 11 desa di 5 Kecamatan wilayah operasional perusahaan. Yakni Kecamatan Pesanggaran, Siliragung, Bangorejo, Gambiran dan Cluring.
    
“CSR PT BSI selalu menekankan pada program yang berdampak luas dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, sehingga bisa mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi, sosial budaya, pendidikan dan keagamaan, ini merupakan wujud khidmat PT BSI dalam berbagi manfaat kepada masyarakat,” pungkas Bambang. (Agung)

,

Berita Majalah Global Edisi 065, Februari 2017 :

SBY Minta Klarifikasi Jokowi
Angkutan Sekolah Gratis Dukung Pemkot Mojokerto Raih Piala WTN 2016
Jalan Rusak ke Tambang Emas Tumpangpitu Diperbaiki
Bantuan Biaya Hidup Mahasiswa Bidikmisi Ditambah
DPRD Kabupaten Mojokerto Selama 3 hari Konsultasi Studi Banding
Keguyuban Masyarakat Bersama Wabup Mojokerto Dalam Giat Kampung Guyub JTV
Kurangi Polusi, ITS Operasikan Bus Kampus
Pergantian Dirut Pertamina





Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.