Mojokerto – Polres Mojokerto menggelar Rapat Koordinasi Kesiapan Pengamanan Natal 2021 dan tahun baru 2022 serta Kesiapan Operasi Lilin Semeru 2021, Senin (20/12/2021) di Aula Polres Mojokerto.
Kabag Ops Polres Mojokerto Kompol Yulie Khrisna, ST, SIK mengatakan bahwa perayaan natal dan tahun baru harus mendapatkan perhatian serius untuk menjaga kamtibmas yang kondusif agar masyarakat bisa merayakan natal dan tahun secara aman dan lancar.
“Sesuai dengan peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 66 tahun 2021 terkait pengamanan natal 2021 dan tahun baru 2022. Yang pertama, Satgas covid-19 dari tingkat RT menerapkan prokes 3T. Yang kedua, mempercepat target vaksinasi. Yang ketiga, target 70% untuk vaksinasi anak-anak usia 6-12 tahun,” ungkapnya.
“Yang keempat, Koordinasi dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama agar bisa saling mengisi. Yang kelima, optimalkan aplikasi Peduli lindungi. Yang keenam, kegiatan seni, budaya dan olahraga tidak boleh dilaksanakan. Yang ketujuh, menutup semua alun-alun sampai 1 Januari 2022. Yang kedelapan, Ganjil Genap ke Obyek Wisata ditingkatkan lagi. Yang kesembilan, waspda aktifitas kelompok teroris, radikal dan intoleransi,” jelasnya.
Lebih lanjut dikatakannya, pada bulan Desember dan Januari memasuki musim hujan tinggi sehingga datang bencana hidrometeorologi. Maka Polres Mojokerto dan didukung instansi terkait dalam operasi lilin Semeru pada tangga 24 desember 2021 – 2 Januari 2022 melibatkan 341 personil.
“Rapat koordinasi ini merupakan moment yang tepat kesiapan operasi. Tinggal 5 hari perayaan natal. Rakor ini menyatukan visi dan misi dalam rangka mengamankan natal dan tahun baru. Jadikan rakor ini sebagai wadah komunikasi TNI, Polri, Pemda dan Tokoh agama dalam menjaga kamtibmas,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto Drs. Yo’ie Afrida Soesetyo Djati, S.H., M.Si menyampaikan bahwa bencana hidrometorologi niscahya bisa terjadi di Mojokerto terkait kesiapsiagaan ini tanggung jawab pentaholik. Yang pertama pemda, dunia usaha, tokoh masyarakat, media dan jajaran perguruan tinggi.
“Tanpa ada partisipasi dari kelima komponen ini penanganan tidak akan maksimal karena ada keterbatasan yang kita miliki. Beberapa saat yang lalu, Ibu Bupati sudah mengeluarkan SK tentang kenaikan status Mojokerto menajdi tanggap darurat bencana hidrometeorologi. Yang artinya bahwa sesuai dengan prediksi BMKG sampai akhir Januari akan rawan hidrometeorologi,” jelasnya.
Lebih jauh dikatakannya, apalagi ini menjelang natal, makanya stakeholder dan tokoh dihadirkan disini untuk mensosialisasikan ke umatnya untuk memberikan contoh jangan sampai kita turun level.
“Paling tidak memprediksikan hal-hal seperti itu. Dan saya berdoa semoga kita aman, damai dan tentram dalam menghadapi matur dan tidak ada bencana,” terangnya.
Kemudian, Kasat Lantas Polres Mojokerto AKP Arpan, S.I.K, M.H., M.Si menyampaikan bahwa ada 7 tempat kerumunan di malam tahun baru 2022. Yang pertama, stadion Gajahmada Mojosari. Yang kedua, tempat wisata di Kecamatan Trowulan. Yang ketiga, tempat wisata dan villa di Kecamatan Trawas.
“Yang keempat, tempat wisata dan villa di Kecamatan Pacet. Yang kelima, Rolak Songo Kecamatan Mojoanyar. Yang keenam, sekitar Ruko Royal Kecamatan Mojosari. Yang ketujuh, Cafe di wilayah Pacet dan Trawas,” tandasnya.
Lebih lanjut dikatakannya, untuk ganjil genap pada perayaan natal dan tahun baru di lokasi wisata Pacet dan Trawas pada tanggal 24 – 26 Desember 2021 mulai pukul 08.00 WIB – 18.00 WIB. Kemudian pada tanggal 1-2 Januari 2022 mulai pukul 08.00 WIB – 18.00 WIB.
“Khusus di tanggal 31 Desember 2021 pukul 18.00 WIB – 24.00 WIB. Untuk lokasi penyekatan ganjil genap 6 lokasi. Yang pertama, Simpang 3 Janti Kecamatan Mojosari (Arah Pacet). Yang kedua, Simpang 3 Seruni Kecamatan Pungging (Arah Trawas). Yang ketiga, Simpang Kesemen Kecamatan Ngoro (Arah Trawas),” ungkapnya.
“Yang keempat, Simpang 3 Padi Kecamatan Gondang (Arah Pacet). Yang kelima, Simpang 3 Pandan Kecamatan Pacet (Arah Pacet). Yang keenam, Simpang 3 Depan Polsek Dlanggu,” tutupnya. (jay/adv)










