mahkota555

Pimred Pena Rakyat News Babak Belur Dihajar Oknum Marinir

Pimred Pena Rakyat News Babak Belur Dihajar Oknum Marinir
Pimred Pena Rakyat News Babak Belur Dihajar Oknum Marinir
Pimred Pena Rakyat News Babak Belur Dihajar Oknum Marinir
Pimred Pena Rakyat News Babak Belur Dihajar Oknum Marinir

SIDOARJO – Henri Samosir Pimpinan Redaksi Pena Rakyat News yang berkantor pusat di Kabupaten Mojokerto menjadi korban pemukulan, kabarnya terdapat oknum Marinir turut mengeroyok wartawan senior tersebut, Jumat (25/6/2021).

Menurut Henri, berawal dari antara pengendara sepeda motor Henri yang tak lain adalah pimpinan redaksi media Pena Rakyat News yang berpapasan dengan bus TN BERSATU JAYA W 7305 US yang memuat rombongan dari desa Durungbedug Candi Sidoarjo di pertigaan kawasan Candi.

Bukti laporan polisi
Bukti laporan polisi

“Saya melihat posisi bus tidak dapat berbelok, Henri langsung berhenti dan memundurkan sepeda motornya, namun saat berpapasan sopir bus bukannya berterima kasih, malah memberikan hadiah umpatan kalimat kotor terhadap Henri dan tidak hanya kalimat kotor, beberapa orang dalam bus yang mengaku anggota Marinir turun dengan beberapa orang mengeroyok dan memukul Henri sampai babak belur,” jelasnya.

Hal ini dibenarkan oleh tim kuasa hukum dari Henri yang terdiri dari Prasetyohadi Prabowo, S.H.,M.H., Aditya Anugrah Purwanto, S.H., dan Kudus Surya Dharma,S.H. dalam keterangannya kepada awak media bahwa akan mengawal kasus pengeroyokan ini sampai tuntas, pasalnya apa yang dilakukan rombongan dan didalamnya terdapat pengakuan adanya oknum TNI-AL yang turut serta mengeroyok dan pastinya laporan akan kami sendirikan.

Kudus Surya Dharma juga menambahkan, dirinya awalnya meragukan proses awal mediasi antara pihaknya dengan rombongan bus dari Durungbeduk, namun karena tidak ada titik temu maka pihak Polres Kota Sidoarjo melanjutkan proses hukumnya dengan bukti nomor laporan polisi : LP/B/211/VI/2021SPKT/POLRESTA SIDOARJO/POLDA JAWA TIMUR.

“Kami sudah mengantisipasi terkait hasil visum dari RSUD Sidoarjo dengan memeriksa ulang di rumah sakit lain agar menjadi pembanding” jelas Surya.

Sementara menurut Samsul, S.H. selaku Pimpinan Umum Pena Rakyat News yang hadir pada saat pemeriksaan di Polresta Sidoarjo mengatakan, bahwa pihak kepolisian harus serius menangani perkara pengeroyokan ini, hal ini agar menjadikan pelajaran bagi semuanya bahwa etika di jalan raya walaupun dalam kondisi bagaimanapun juga harus tetap kepala dingin.

“Untuk yang diduga oknum Marinir yang turut memukul saudara Henri Samosir berharap berkasnya segera dilimpahkan ke kesatuannya (Pomal). Saya juga sudah berkoordinasi dengan Pomal,” tegasnya. (Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *