mahkota555

HUT ke-81 RI di Ngoro Mojokerto: Jalan Sehat PT PIM dan Warga Jasem, Sinergi TNI Kian Erat

MOJOKERTO — Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Dusun Jasem, Desa Jasem, Kecamatan Ngoro, berlangsung tidak seperti biasanya. Sabtu, 29/08/2026, karyawan PT Padi Indonesia Maju atau PT PIM berbaur dengan warga dan TNI dalam satu kegiatan: jalan sehat dan panggung hiburan.

 

 

Kegiatan dipusatkan di lingkungan PT PIM. Sekitar 150 peserta hadir, mulai dari karyawan, staf, manajemen PT PIM, perangkat desa, hingga warga Dusun Jasem. Tujuannya bukan hanya merayakan kemerdekaan, tetapi juga mempererat silaturahmi antara perusahaan dan masyarakat sekitar.

 

Turut hadir Danramil 0815/12 Ngoro Lettu Inf Roby, Babinsa Jasem Sertu Wahyu, Bhabinkamtibmas Aipda Rudiantoro mewakili Kapolsek Ngoro, Koordinator Rice Mill Jatim PT PIM Sudarsono, Head Rice Mill Alif Dahriatmoko, Head HRD Nanang Syaifudin, serta perangkat desa.

 

*Dari Halaman Pabrik ke Jalan Kampung*

 

Rute jalan sehat dimulai dari halaman parkir PT PIM, keluar menyusuri jalan kampung di sekitar Dusun Jasem yang berdampingan dengan pabrik, lalu kembali lagi ke titik awal. Suasana akrab terlihat. Karyawan, warga, dan aparat berjalan berdampingan sambil menyapa satu sama lain.

 

Usai jalan sehat, acara dilanjutkan dengan pembukaan dan panggung hiburan. Di atas panggung, Koordinator Rice Mill Jatim PT PIM, Sudarsono, menyampaikan pesan.

 

“Selain untuk memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antar karyawan, staf dan manajemen PT PIM dengan masyarakat sekitar perusahaan. Harapannya, melalui kegiatan seperti ini silaturahmi, persatuan dan kebersamaan dapat terus terjaga”, ujarnya.

 

*Sinergi TNI, Perusahaan dan Masyarakat*

 

Kehadiran Koramil 0815/12 Ngoro dalam kegiatan ini bukan kebetulan. Selama ini Kodim 0815/Mojokerto dan PT PIM memang aktif membangun sinergi, tidak hanya dalam kegiatan sosial, tetapi juga program yang berdampak langsung bagi masyarakat Ngoro.

 

Bagi TNI, kolaborasi dengan dunia usaha dan warga adalah bentuk nyata gotong royong menjaga persatuan di tingkat akar rumput.

 

Melalui perayaan sederhana ini, semangat kemerdekaan dimaknai lebih luas. Bukan hanya upacara dan lomba, tetapi juga melalui kebersamaan, kepedulian, dan harmoni antara perusahaan, TNI, dan masyarakat.

 

Harapannya, sinergi seperti ini terus berlanjut. Karena persatuan yang kuat dimulai dari lingkungan terkecil: pabrik, desa, dan dusun. (Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *