mahkota555

Babinsa dan Petani Mlaten Gotong Royong Rawat Jagung 2 Hektare, Wujudkan Ketahanan Pangan Mojokerto

MOJOKERTO — Di tengah upaya nasional mewujudkan swasembada pangan, semangat gotong royong kembali terlihat di Dusun Bedog, Desa Mlaten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.

 

 

Selasa, 01/09/2026, Babinsa Koramil 0815/04 Puri Kodim 0815/Mojokerto, Kopka Priyanto, turun langsung ke lahan bersama Kelompok Tani Sidomakmur II. Mereka bersama-sama merawat tanaman jagung di atas lahan seluas kurang lebih 2 hektare.

 

Kegiatan yang dilakukan sederhana namun krusial: membersihkan gulma yang mengganggu pertumbuhan dan melakukan pengairan agar tanaman tetap terjaga kondisinya.

 

Bagi Babinsa, kehadiran di tengah petani bukan hanya soal teknis pertanian. Ini juga menjadi ruang untuk membangun komunikasi, mendengar langsung keluh kesah, dan mengetahui kebutuhan warga di wilayah binaan.

 

“Pendampingan ini merupakan bagian dari upaya mendukung percepatan program ketahanan pangan dan swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah,” ujar Kopka Priyanto di sela kegiatan.

 

*Rawat Hari Ini, Panen Esok*

 

Menurutnya, perawatan di masa tanam menentukan hasil saat panen. Tanpa pembersihan gulma dan air yang cukup, produktivitas jagung bisa turun drastis.

 

Karena itu, sinergi antara TNI dan petani terus didorong.

“Kami akan terus mendampingi petani, mulai dari pengolahan lahan, perawatan tanaman hingga masa panen. Harapannya, tanaman dapat tumbuh optimal dan hasil pertanian semakin meningkat sehingga turut memperkuat ketahanan pangan di wilayah,” ungkapnya.

 

Ketua Kelompok Tani Sidomakmur II, Riyanto, menyambut baik pendampingan tersebut. Kehadiran Babinsa di lapangan disebut memberi semangat baru bagi para petani untuk merawat lahan dengan lebih disiplin.

 

Di lahan Bedog itu, jagung tidak hanya ditanam untuk kebutuhan keluarga. Hasilnya diharapkan bisa menjadi bagian dari lumbung pangan lokal Mojokerto, dan ikut menyokong program ketahanan pangan daerah maupun nasional.

 

Dengan semangat kebersamaan seperti ini, Kodim 0815/Mojokerto berharap kemandirian pangan tidak lagi menjadi slogan, tetapi benar-benar tumbuh dari sawah-sawah warga. (Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *