mahkota555

Rutan Kelas IIB Sukadana, Kemenag Lampung Timur, Baznas dan Pemkab Lampung Timur Perkuat Pembinaan Spiritual Warga Binaan Melalui Pesantren Muharam dan Santunan Sosial

Rutan Kelas IIB Sukadana, Kemenag Lampung Timur, Baznas dan Pemkab Lampung Timur Perkuat Pembinaan Spiritual Warga Binaan Melalui Pesantren Muharam dan Santunan Sosial

SUKADANA, majalahglobal.com – Suasana haru, religius, dan penuh makna mewarnai penutupan kegiatan Pesantren Muharam 1448 Hijriah yang diselenggarakan di Rutan Kelas IIB Sukadana, Kabupaten Lampung Timur, Selasa (23/6/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan kepribadian warga binaan melalui penguatan nilai-nilai keagamaan, sekaligus dirangkaikan dengan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu dan warga binaan.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Rutan Kelas IIB Sukadana dan Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur yang mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lampung Timur.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur Marwansyah, perwakilan Baznas Lampung Timur, jajaran Rutan Kelas IIB Sukadana, para Penyuluh Agama Islam se-Lampung Timur, serta warga binaan pemasyarakatan.

Selama tiga hari pelaksanaan, para warga binaan mendapatkan pembinaan keagamaan intensif yang dipandu langsung oleh Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur. Materi yang diberikan meliputi penguatan akidah, ibadah, akhlak, hingga motivasi perubahan diri sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Rutan Kelas IIB Sukadana, Mohammad Jawad Cirry, mengatakan bahwa pembinaan spiritual merupakan fondasi penting dalam proses pemasyarakatan. Menurutnya, keberhasilan pembinaan warga binaan tidak dapat dilakukan sendiri oleh petugas pemasyarakatan, melainkan membutuhkan sinergi berbagai pihak.
“Pesantren Muharam ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan ikhtiar nyata untuk membangun kesadaran spiritual dan karakter warga binaan. Kami meyakini bahwa perubahan yang kuat berawal dari hati yang dekat dengan nilai-nilai agama. Karena itu, sinergi antara Rutan, Kementerian Agama, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembinaan yang berkelanjutan,” tegas Mohammad Jawad Cirry.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur beserta seluruh Penyuluh Agama Islam yang telah berkontribusi aktif memberikan pembinaan keagamaan kepada warga binaan.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur, Marwansyah, menegaskan bahwa pesantren di lingkungan pemasyarakatan merupakan bentuk pelayanan keagamaan yang bertujuan membangun mental, moral, dan spiritual warga binaan.

“Setiap warga binaan memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pembinaan keagamaan. Melalui Pesantren Muharam ini, kami ingin menanamkan nilai keimanan, memperkuat akhlak, dan membangun optimisme bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik, produktif, dan bermanfaat bagi masyarakat setelah kembali menjalani kehidupan sosialnya,” ujar Marwansyah.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, mengajak seluruh warga binaan menjadikan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai momentum hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.
“Tahun Baru Islam adalah momentum refleksi dan perubahan. Saya mengajak seluruh warga binaan untuk menjadikan masa pembinaan ini sebagai titik balik kehidupan. Jangan biarkan masa lalu menjadi penghalang untuk meraih masa depan. Jadikan setiap proses yang dijalani hari ini sebagai bekal untuk kembali ke masyarakat dengan semangat baru, karakter yang lebih baik, serta tekad kuat untuk menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga, lingkungan, dan bangsa,” pesan Ela Siti Nuryamah.

Sebagai bentuk kepedulian sosial dan dukungan moral, kegiatan ditutup dengan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu dan warga binaan. Penyaluran santunan tersebut menjadi simbol kehadiran negara dan kepedulian bersama dalam memberikan harapan serta semangat bagi mereka yang membutuhkan.

Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, Kementerian Agama, Baznas, dan Rutan Kelas IIB Sukadana, Pesantren Muharam 1448 Hijriah menjadi wujud nyata pembinaan yang humanis, religius, dan berorientasi pada perubahan positif. Diharapkan, kegiatan ini mampu menanamkan harapan baru bagi warga binaan untuk menjadikan masa pembinaan sebagai awal hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, bermartabat, dan penuh makna.
Oleh: Andi Raya
0812 7225 5678

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *