HALMAHERA SELATAN – Semarak Idul Adha 1447 Hijriah terasa hingga ke pelosok Maluku Utara. PT Harita Nickel menyalurkan 46 hewan kurban untuk warga di desa-desa lingkar operasional perusahaan, mulai dari Pulau Obi hingga Ternate.
Sebanyak 43 ekor sapi dan 3 ekor kambing diserahkan langsung kepada masyarakat. Dari jumlah itu, 25 ekor hewan kurban didistribusikan ke desa-desa sekitar operasional di Pulau Obi melalui para pemuka agama setempat.
Sisanya dikirim ke Labuha, Ternate, dan Ambon melalui mitra lokal. Proses penyaluran berlangsung hingga 30 Mei 2026.
Executive Vice President External Relations Harita Nickel, Latif Supriadi, mengatakan kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin perusahaan setiap Idul Adha.
“Melalui penyaluran hewan kurban ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, khususnya di sekitar wilayah operasional perusahaan. Kami berharap kebersamaan dan hubungan baik yang selama ini terjalin dapat terus terjaga,” ujarnya di Halmahera Selatan, Selasa (27/5/2026).
Latif menegaskan, Harita Nickel berkomitmen untuk terus tumbuh bersama masyarakat melalui berbagai program sosial dan kemasyarakatan.
Apresiasi pun mengalir dari warga. Imam Masjid Madinatul Hijrah Desa Kawasi, Ahmad Osalia, menyebut bantuan ini sangat berarti dan sejalan dengan nilai Idul Adha yang mengajarkan semangat berbagi.
“Kami berterima kasih atas perhatian perusahaan kepada masyarakat. Bantuan ini sangat berarti bagi warga,” kata Ahmad.
Senada, Pimpinan Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Shuffah Hizbullah Panamboang, Taslim Yamin, berharap program serupa terus berlanjut tiap tahun.
“Kami bersyukur karena ada perhatian dari Harita Nickel dan para wartawan Halmahera Selatan kepada pondok pesantren kami,” ujarnya.
Idul Adha di desa-desa sekitar operasional Harita Nickel juga masih kental dengan tradisi lokal. Di Desa Soligi, masyarakat Buton menjaga tradisi memandikan hewan kurban, menyelimutinya kain putih, lalu mengaraknya mengelilingi masjid sebelum disembelih.
“Setelah prosesi kurban, masyarakat biasanya melanjutkan dengan pagelaran kesenian Ngibi sebagai bentuk kebersamaan warga,” kata tokoh agama Desa Soligi, Ishak La Puasa.
Melalui kegiatan ini, Harita Nickel berharap semangat berbagi, kebersamaan, dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah operasional. (Sukandi)










