mahkota555

Bupati Batang Hari Lepas 210 Calon Jamaah Haji, Minta Jaga Nama Baik Indonesia

Batang Hari – Bupati Batang Hari Mhd Fadhil Arief secara resmi melepas 210 calon jamaah haji asal Kabupaten Batang Hari yang akan berangkat ke Tanah Suci tahun 1447 H/2026 M.

 

 

Pelepasan berlangsung khidmat di Halaman Pendopo Bupati Batang Hari, Minggu (17/5/2026). Turut hadir Ketua TP-PKK Batang Hari Zulva Fadhil, Wakil Bupati, Ketua DPRD, Sekda, Ketua MUI, unsur Forkopimda, Kemenag, dan keluarga jemaah.

 

“Ini Perjalanan Penyucian Jiwa”

Dalam sambutannya, Fadhil Arief menegaskan ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik.

 

“Ini bukan sekadar perjalanan fisik dari Jambi menuju Tanah Suci, tetapi perjalanan spiritual, perjalanan penyucian jiwa, dan penghambaan total kepada Allah SWT,” ujarnya.

 

Ia meminta seluruh calon jemaah menjaga kesehatan selama di Tanah Suci. Menurutnya, ibadah haji butuh kesiapan fisik dan mental yang kuat.

 

“Jaga kesehatan sebaik-baiknya, atur pola istirahat, konsumsi makanan yang cukup, dan jangan memaksakan diri di luar batas kemampuan,” pesannya.

 

Pesan Jaga Nama Baik Daerah

Fadhil juga berpesan agar jemaah menjaga kekompakan dan disiplin selama di Tanah Suci. Ia meminta mereka menampilkan sikap santun sebagai cerminan masyarakat Batang Hari dan Indonesia.

 

“Jaga nama baik Kabupaten Batang Hari dan bangsa Indonesia. Tampilkan sikap yang santun, tertib, sabar, dan saling membantu selama berada di Tanah Suci,” ucapnya.

 

Bupati berharap seluruh jemaah diberi kemudahan, kelancaran, kesehatan, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur dan mabrurah.

 

“Semoga seluruh jemaah diberikan perlindungan, kekuatan dalam menjalankan ibadah, serta kembali ke Kabupaten Batang Hari dalam keadaan sehat dan membawa keberkahan bagi keluarga maupun daerah,” ungkapnya.

 

Di akhir acara, Fadhil menitipkan doa untuk Batang Hari agar selalu aman, damai, dan mendapat keberkahan.

 

“Karena ada satu senjata yang paling ampuh yang tidak dimiliki umat lain, dan ini hanya dimiliki umat Islam saja yaitu doa,” tutupnya. (Darmawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *