mahkota555

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Lapas Perempuan Bandar Lampung Ikuti Panen Raya Serentak dan Salurkan Hasil untuk Korban Banjir

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Lapas Perempuan Bandar Lampung Ikuti Panen Raya Serentak dan Salurkan Hasil untuk Korban Banjir

Lampung, majalahglobal.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung turut ambil bagian dalam Panen Raya Serentak Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan yang dilaksanakan secara nasional oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Kamis (15/1/2026).

Kegiatan panen raya ini dilaksanakan secara serentak oleh seluruh UPT Pemasyarakatan di Indonesia dan diikuti secara daring melalui Zoom Meeting, sebagai wujud nyata dukungan Pemasyarakatan terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus penguatan pembinaan kemandirian warga binaan.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Agus Andrianto, dalam arahannya menegaskan bahwa sistem Pemasyarakatan harus menjadi ruang pembinaan yang adil, transparan, dan berorientasi pada perubahan perilaku.

“Pemasyarakatan bukan sekadar tempat menjalani pidana, tetapi ruang pembinaan yang harus dijalankan secara profesional, akuntabel, dan berlandaskan aturan. Setiap kepercayaan yang diberikan kepada warga binaan harus melalui proses yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Agus Andrianto.

Ia juga menekankan pentingnya komitmen seluruh jajaran Pemasyarakatan untuk terus menghadirkan pembinaan yang manusiawi dan berintegritas, agar warga binaan memiliki bekal keterampilan dan mental yang kuat saat kembali ke tengah masyarakat.
“Kami berharap pembinaan di bidang ketahanan pangan ini tidak hanya menghasilkan panen, tetapi juga menanamkan nilai tanggung jawab, kerja keras, dan kemandirian bagi warga binaan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung, Amiek Diyah Ambarwati, menyampaikan bahwa keterlibatan Lapas Perempuan Bandar Lampung dalam panen raya serentak ini merupakan bagian dari komitmen institusinya dalam mendukung program nasional serta membina warga binaan secara produktif.

“Melalui kegiatan pertanian ini, warga binaan kami tidak hanya dibina secara mental dan disiplin, tetapi juga dibekali keterampilan nyata yang bermanfaat setelah bebas nanti. Ini adalah bentuk pembinaan yang berkelanjutan dan bermakna,” ujar Amiek Diyah.

Ia menambahkan, hasil panen yang diperoleh tidak hanya dimanfaatkan untuk mendukung ketahanan pangan internal, tetapi juga akan disalurkan sebagai bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir di wilayah Aceh dan Sumatra.
“Kami ingin menanamkan nilai empati dan solidaritas kepada warga binaan. Bahwa meskipun mereka sedang menjalani pembinaan, mereka tetap dapat berkontribusi dan peduli terhadap sesama,” pungkasnya.

Melalui kegiatan panen raya serentak ini, Pemasyarakatan menegaskan perannya sebagai institusi pembinaan yang produktif, berorientasi pada kemandirian, serta turut berkontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan dan kepedulian sosial di tingkat nasional.
Oleh: Andi Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *