mahkota555

Bupati Mojokerto Lantik Kepala DPUPR, Kadispendik, dan Kadisperka

Bupati Mojokerto Lantik Kepala DPUPR, Kadispendik, dan Kadisperka
Prosesi pelantikan
Majalahglobal.com, Mojokerto – Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra melantik Yuni Laili Faizah sebagai Kepala DPUPR Kabupaten Mojokerto, Amzar Ashari Siregar sebagai Kepala Dispendik Kabupaten Mojokerto, dan Nalurita Priswiandini sebagai Kadisperka Kabupaten Mojokerto.

 

Bupati Mojokerto mengucapkan selamat bekerja kepada pejabat yang baru saja dilantik. Selamat mengemban amanah baru, segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru.

 

“Susun langkah strategis serta dorong inovasi pelayanan yang nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Tunjukkan bahwa saudara memang layak dipercaya dan mari kita bersama-sama membangun Kabupaten Mojokerto yang lebih maju, adil, dan makmur,” harapnya, Rabu (14/1/2026) di Pendopo Graha Majatama Pemkab Mojokerto.

 

Ditambahkannya, sebagai pejabat pimpinan tinggi Pratama, saudara dituntut untuk menjadi teladan bagi seluruh jajaran.

 

“Bangun kepemimpinan yang kolaboratif, komunikatif, dan berorientasi pada hasil. Hindari pola kerja yang sektoral. Perkuat sinergi antara perangkat daerah serta libatkan pemangku kepentingan dalam pelaksanaan program-program pembangunan,” pesannya.

 

Pihaknya mengajak mari menjaga integritas dan profesionalisme. Jauhi praktek-praktek korupsi, kolusi, dan nepotisme serta senantiasa mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan. Gunakan anggaran secara efektif dan efisien, pastikan setiap rupiah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Mojokerto.

 

“Selain itu, saya juga berharap saudara mampu mengakselerasi program-program program unggulan atau prioritas daerah yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan pembangunan,” ucapnya.

 

Lebih lanjut dikatakannya, Kepala Dinas Pendidikan mempunyai peran strategis dalam membangun sumber daya manusia Kabupaten Mojokerto yang unggul, berkarakter, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

 

“Selain itu kualitas layanan pendidikan juga harus berjalan seiring dengan penguatan literasi dan numerasi serta pemerataan akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali,” paparnya.

 

Masih kata Bupati Mojokerto, pendidikan adalah fondasi utama kemajuan daerah dan disinilah Mojokerto kita siapkan.

 

“Dengan pembangunan sumber daya manusia inilah, kami berharap peningkatan sumber daya manusia melalui pendidikan benar-benar menjadi ujung tombak kita untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia kita,” ujarnya.

 

Disisi lain, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan memiliki tanggung jawab besar dalam membangun budaya literasi, tata kelola arsip yang tertib serta peradaban pengetahuan.

 

“Saat ini kita menyaksikan banyak ruang komersial. Salah satunya kafe yang berkembang menjadi tempat membaca dan berdiskusi. Fenomena ini harus menjadi refleksi bagi kita bersama ada kehadiran pemerintah daerah dalam menyediakan ruang baca publik yang nyaman, inklusif dan ramah masyarakat,” paparnya

 

Oleh karena itu, ia mendorong agar perpustakaan daerah, perpustakaan Kecamatan hingga pojok baca desa dikembangkan sebagai ruang publik yang modern, adaptif dan relevan dengan generasi muda.

 

“Sekaligus tetap menanamkan nilai-nilai edukatif dan kebudayaan lokal. Inilah wujud nyata kehadiran pemerintah dalam membangun peradaban literasi di Kabupaten Mojokerto,” tegasnya.

 

Untuk Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, tentu jabatan ini memegang peran yang sangat strategis dan vital dalam menghadirkan infrastruktur yang berkualitas, berkelanjutan dan berkeadilan.

 

“Membangun jalan irigasi dan drainase serta penataan ruang dilaksanakan dengan perencanaan, pengawasan yang ketat dan orientasi pada kemanfaatan jangka panjang sehingga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan mendukung pertumbuhan wilayah,” tutupnya. (Jay/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *